Hikmah turunnya Al Qur’an secara berangsur-angsur


Al Qur’an diturnkan secara berangsur-angsur dlm masa 22 tahun 2 bulan dan 22 hari. Hikmah diturunkan secara berangsur-angsur adalah:

1. Agar mudah dimengerti dan dilaksanakan. Orang akan enggan  melaksanakan suruhan dan larangan sekiranya suruhan dan larangan itu diturunkan sekaligus banyak. Hal ini disebutkan oleh Bukhari dari riwayat ‘Aisyah r.a.

2. Di antara ayat-ayat itu ada yang nasikh dan ada yg mansukh, sesuai dengan kemaslahatn. Ini tidak dpt dilakukan sekiranya Al Qur’an diturunkan sekaligus.

3. Turunnya sesuatu ayat sesuai dengan peristiwa-peristiwa yg terjadi akan lebih mengesankan dan lebih berpengaruh di hati.

4. Memudahkan penghafalan. Orang-orang musyrik yang telah menanyakan mengapa Al Qur’an tidak diturunkan sekaligus, sebagaimana tersebut dalam Al Qur’an surat (25) Al Furqaa ayat 32, yaitu:”… mengapakah Al Qur’an tidak diturunkan kepadanya sekaligus….?”Kemudian dijawab di dalam ayat itu sendiri: “…Demikianlah, dengan (cara) begitu Kami hendak menetapkan hatimu…”.

5. Di anatara ayat-ayat ada yang merupakan jawaban dari pertanyaan atau penolakan suatu pendapat atau perbuatan, sebagaimana dikatakan oleh Ibnu ‘Abbas r.a. Hal ini tidak dapat terlaksana kalau Al Qur’an diturunkan sekaligus.

Both comments and trackbacks are currently closed.
%d blogger menyukai ini: