Monthly Archives: Januari 2011

ketuntasan standar minimal

Format : A

PENENTUAN STANDAR KETUNTASAN MINIMAL PER KD DAN INDIKATOR

 MATA PELAJARAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA

Kelas : X

A. Kemampuan Berbahasa

 

MENDENGARKAN

Standar Kompetensi  : 1. Mampu memahami dan menanggapi berbagai ragam wacana lisan nonsastra melalui mendengarkan informasi (siaran berita dan nonberita) baik dari media elektronik maupun cerita yang disampaikan secara langsung atau melalui rekaman

 

 

Kompetensi Dasar / Indikator

STANDAR KETUNTASAN BELAJAR MINIMAL
Kriteria Penentuan SKBM  
Esensial Komplek sitas Sarana Pendukung Intake siswa SKBM
1.1    Mendengarkan siaran atau informasi dari  media elektronika, tuturan langsung, atau  pembacaan teks, dan  memberikan tanggapan.

  • Mencatat isi atau pesan pokok yang terdapat dalam siaran radio dan atau televisi
  • Menyampaikan secara lisan isi atau pesan yang didengarkan me­lalui siaran radio/televisi secara runtut dan jelas.
  • Menuliskan isi siaran radio/televisi da­lam beberapa kalimat dengan urutan yang runtut dan mudah dipahami.
  • Mencatat pokok-pokok isi berita radio/televisi
  • Mengungkapkan kembali isi berita yang didengar melalui radio/televisi dalam beberapa kalimat secara runtut dan jelas
  • Mengajukan pertanyaan tentang isi berita radio/televisi
  • Menjawab pertanyaan yang berhubungan dengan isi berita radio/televisi
  • Mencatat pokok-pokok informasi yang disampaikan  melalui tuturan langsung atau tak langsung (rekaman atau teks yang dibacakan)
  • Menentukan perbedaan butir-butir  yang merupakan fakta dan pendapat
  • Mengajukan pertanyaan/ tanggapan berdasarkan informasi yang didengar (menyetujui, menolak, menambahkan pendapat)
  • Menyampaikan informasi dengan bahasa sendiri secara jelas dan mudah dipahami

 

         
1.2      Mendengarkan berbagai cerita yang disam­­paikan secara lang­sung dan atau melalui rekam­an

  • Mencatat hal-hal yang lucu, haru, sedih, gembira, dan lain-lain
  • Menceritakan kembali isi cerita secara runtut
         

BERBICARA

Standar Kompetensi       :   2. Mampu mengungkapkan pikiran, pendapat, gagasan, tanggapan, dan perasaan dalam berbagai bentuk  wacana lisan nonsastra melalui cerita atau di dalam diskusi serta mampu mendukung suatu gagasan dan memberikan kritikan.

 

 

Kompetensi Dasar / Indikator

STANDAR KETUNTASAN BELAJAR MINIMAL
Kriteria Penentuan SKBM  
Esensial Komplek sitas Sarana Pendukung Intake siswa SKBM
2.1    Memperkenalkan diri dan orang lain di da­lam forum resmi

  • Mengucapkan kalimat perkenalan (misalnya, sebagai moderator dan atau pembawa acara) dengan lancar dan intonasi yang tidak monoton
  • Menempatkan jeda yang tepat dalam mengung-kapkan kalimat
  • Mencatat kekurangan yang terdapat pada pengucapan kalimat perkenalan oleh teman
  • Memperbaiki pengucapan kalimat yang kurang pas

 

         
2.2   Menceritakan berbagai pengalaman

  • Menyampaikan secara lisan pengalaman pribadi (yang lucu, menyenangkan, mengharukan, dsb.) dengan pilihan kata dan ekspresi yang sesuai
  • Mengajukan pertanyaan tentang pengalaman yang diceritakan

 

         
2.3    Mendiskusikan  masalah (yang ditemukan dari berbagai berita, artikel, atau buku), menemukan makna kata-kata sulit, dan memberikan tanggapan

  • Menyampaikan  ringkasan berita, artikel, atau buku dalam forum diskusi
  • Menanggapi ringkasan isi berita, artikel, dan buku yang disampaikan oleh peserta diskusi
  • Menyampaikan secara lisan sikap setuju dan tidak setuju dalam beberapa kalimat
  • Memberikan bukti pendukung untuk memperkuat tanggapan
  • Mengajukan saran dan pemecahan masalah terhadap ringkasan isi yang disampaikan
  • Menyeleraskan perbedaan pendapat yang muncul dalam diskusi
  • Mendaftar kata-kata sulit dalam teks bacaan membahas maknanya

 

         
2.4    Menyampaikan informasi dari berbagai sumber dan mendiskusikannya

  • Mencatat pokok-pokok isi informasi
  • Menyampaikan ringkasan isi teks yang dibaca (dari buku, majalah, atau surat kabar)
  • Memberikan tanggapan terhadap penyampaian ringkasan isi teks di atas
  • Mencatat judul-judul teks, nama sumber, tahun terbit, angka halaman
  • Mencatat  pokok-pokok informasi dengan mencatumkan nama, sumber,  dan angka halaman
  • Mencatat pokok-pokok informasi   yang berbeda dari berbagai sumber  informasi yang isinya sama
  • Mendaftar dengan memilah-milah mana yang berupa fakta dan mana yang berupa pendapat
  • Merumuskan berbagai pendapat dengan kalimat sendiri
  • Mengajukan pertanyaan dan/atau tanggapan (secara lisan) tentang berbagai pendapat

 

         
2.5    Memberikan kritik atau memberikan dukungan 

  • Mendata judul artikel yang memuat persoalan yang diper-debatkan dengan mencantumkan sumbernya (media cetak atau internet)
  • Merumuskan pokok persoalan yang menjadi bahan perdebatan umum di masyarakat (apa isunya, siapa yang memunculkan, kapan dimunculkan, apa yang menjadi latar belakangnya, dsb.)
  • Memberikan  kritik  dengan disertai alasan
  • Memberikan bukti pendukung (disertai dengan alasan)

 

         
                           

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

MEMBACA

 

Standar Kompetensi  :  3.   Mampu membaca dan memahami berbagai teks bacaan  nonsastra dengan berbagai teknik membaca (membaca cepat, memindai (scanning)) secara ekstensif untuk berbagai tujuan

 

Kompetensi Dasar / Indikator

STANDAR KETUNTASAN BELAJAR MINIMAL
Kriteria Penentuan SKBM  
Esensial Komplek sitas Sarana Pendukung Intake siswa SKBM
3.1     Membaca cepat  berbagai teks nonsastra (250 kata/ menit)

  • Membaca cepat teks dengan kecepatan 250 kata/menit
  • Menemukan ide pokok paragraf dalam teks
  • Menjawab pertanyaan tentang isi teks dengan kalimat yang jelas dan mudah dipahami
  • Membuat ringkasan  isi teks  dalam beberapa kalimat yang runtut

 

         
3.2    Membaca ekstensif  teks  nonsastra dari berbagai sumber

  • Mengidentifikasi ide pokok dari  teks
  • Menuliskan kembali isi bacaan  secara ringkas dalam beberapa kalimat
  • Menentukan satu topik berdasarkan diskusi
  • Mengumpulkan sumber tentang topik tertentu yang disepakati dari (sekurang-kurangnya) empat sumber tertulis
  • Mencatat nama sumber, tahun,  dan nomor halaman dari sumber tertulis
  • Mendaftar  pokok-pokok pikiran  dari tiap sumber
  • Mengidentifikasi  fakta dan pendapat
  • Menyarikan isi pokok dari tiap sumber
  • Merangkum isi dari seluruh sumber ke dalam beberapa paragraf

 

         
3.3   Membaca memindai (scanning) dari indeks ke teks buku dan membaca table atau grafik

  • Menentukan salah satu indeks dalam daftar indeks yang merujuk ke (sekurang-kurangnya lima nomor halaman)
  • Membaca informasi yang terdapat pada halaman sesuai dengan yang dirujuk pada daftar indeks
  • Mencatat isi informasi pada tiap halaman yang dirujuk
  • Merangkum seluruh informasi (yang diperoleh dari tiap halaman) ke dalam beberapa kalimat
  • Mengungkapkan (secara lisan atau tertulis) isi tabel/grafik yang terdapat dalam bacaan ke dalam beberapa kalimat
  • Menyimpulkan isi tabel/ grafik

 

         

 

 

MENULIS

 

Standar Kompetensi   :   4.  Mampu mengungkapkan pikiran, pendapat, gagasan, dan perasaan yang terdapat dalam berbagai ragam tulisan nonsastra serta menuliskannya dalam  berbagai bentuk paragraf (naratif, deskriptif, eksposisi, dan argumentatif).

 

Kompetensi Dasar/Indikator

STANDAR KETUNTASAN BELAJAR MINIMAL  
Kriteria Penentuan SKBM    
Esensial Komplek sitas Sarana Pendukung Intake siswa SKBM  
 

4.1    Menulis ragam paragraf

  • Menunjukkan karakteristik paragraf naratif
  • Mengidentifikasi  struktur paragraf naratif
  • Mengembangkan kerangka dari sebuah topik menjadi paragraf naratif (dengan memperhatikan kronologi waktu dan peristiwa)
  • Menulis paragraf naratif dengan mengurutkan waktu dan peristiwa sesuai kerangka
  • Menyunting paragraf narasi yang ditulis  teman
  • Menunjukkan karekteristik paragraf deskripsi
  • Mendaftar topik- topik yang dapat dikembangkan menjadi  tulisan yang berciri deskripsi

 

           
  • Menyusun   paragraf deskripsi  tentang benda atau manusia berdasarkan pengamatan dan pendengaran
  • Menyusun paragraf deskripsi berdasarkan tema/topik tertentu
  • Menyunting paragraf deskripsi yang ditulis  teman
  • Menunjukkan ciri-ciri paragraf eksposisi
  • Mendata topik-topik yang dapat dikembangkan menjadi  paragraf eksposisi
  • Menentukan  pola pengembangannya (dari umum ke khusus atau khusus ke umum),
  • Menentukan  jenis pengembangannya (menguraikan proses, contoh-contoh, dsb.),
  • Menentukan  rincian atau gagasan pendukungnya
  • Menulis paragraf eksposisi dengan memperhatikan pola pengembangannya
  • Menyunting paragraf eksposisi yang ditulis  teman
  • Menulis paragraf argumentasi dengan memperhatikan pola pengembangannya
  • Menunjukkan ciri -ciri argumentasi
  • Mendata topik-topik yang dapat dikembangkan menjadi  paragraf argumentasi
  • Memilih topik yang akan dikembangkan
  • Mendaftar gagasan yang merupakan sebab atau akibat dalam kaitannya dengan pokok yang akan ditulis
  • Merangkaikan pokok pembicaraan dengan rincian sebab atau akibat
  • Menulis paragraf argumentasi dengan memperhatikan pola pengembangannya
  • Menyunting paragraf argumentasi yang ditulis  teman dengan memperhatikan penggunaan EYD, diksi, dan bahasa

 

         
4.2    Menulis surat resmi

  • Mengidentifikasi struktur  surat resmi
  • Menentukan komponen-komponen surat izin
  • Menulis surat izin tidak masuk sekolah dan tidak masuk kerja
  • Menyunting surat tulisan teman dengan memperhatikan penggunaan EYD, diksi, dan bahasa
  • Menulis surat undangan untuk berbagai keperluan
  • Penggunaan kalimat efektif dalam berbagai surat undangan
  • Menyunting surat undangan tulisan teman dengan memperhatikan penggunaan
  • Menentukan unsur atau struktur surat penawaran
  • Menulis hal-hal yang terdapat dalam suatu produk yang ditawarkan dalam surat
  • Menulis surat penawaran dengan bahasa yang sesuai
  • Menyunting surat penawaran tulisan teman dengan memperhatikan penggunaan EYD, diksi, dan bahasa

 

         
4.3    Meringkas  teks atau bacaan

  • Mendaftar hal-hal pokok  dalam bacaan
  • Menulis isi ringkas bacaan dalam beberapa kalimat

 

           
4.4   Menyusun kamus kecil

  • Mendaftar istilah-istilah bidang tertentu secara alfabetis
  • Menyusun istilah bidang tertentu menjadi kamus kecil

 

           
4.5    Menulis hasil wawancara 

  • Menentukan topik
  • Memilih narasumber untuk diwawancarai
  • Menyusun daftar pertanyaan dengan memperhatikan kelengkapan isi (apa, siapa, di mana, kapan, mengapa, dan bagaimana)
  • Mencatat pokok-pokok informasi yang diperoleh dari wawancara
  • Menuliskan hasil wawancara ke dalam beberapa paragraf dengan ejaan dan tanda baca yang benar

 

           
4.6    Menulis teks pidato

  • Menentukan topik dan tujuan
  • Menyusun kerangka isi pidato
  • Menyusun teks pidato berdasarkan kerangka dengan menggunakan kalimat yang mudah dipahami
  • Menyunting teks pidato tulisan teman

 

           
4.7   Menulis resensi

  • Mencatat judul buku, nama pengarang, tahun terbit, nama penerbit, kota tempat penerbit
  • Mendaftar pokok-pokok isi buku
  • Mencatat keunggulan dari isi buku
  • Mencatat kekurangan dari isi buku
  • Memberi saran yang dapat ditambahkan pada isi buku
  • Menulis resensi buku dengan memperhatikan kelengkapan unsur-unsur resensi antara lain:
  1. identitas buku
  2. isi yang penting/menarik
  3. bahasa pengarang
  4. keunggulan
  5. kelemahan
  6. kesimpulan
  • Memeriksa kelengkapan unsur-unsur resensi yang ditulis teman
           
4.8   Menulis rangkuman pendapat

  • Mencatat berbagai pendapat (dari buku atau dari diskusi)
  • Menulis rangkuman dari berbagai pendapat dalam beberapa kalimat

 

           
4.9   Mengisi formulir

  • Mengisi formulir dengan benar
           

 

 

KEMAMPUAN BERSASTRA

 

MENDENGARKAN

Standar Kompetensi     : 1.  Mampu mendengarkan dan memahami serta menanggapi berbagai ragam wacana lisan sastra melalui mendengarkan puisi dan cerita rakyat serta mendiskusikannya.

 

Kompetensi Dasar / Indikator

STANDAR KETUNTASAN BELAJAR MINIMAL
Kriteria Penentuan SKBM  
Esensial Komplek sitas Sarana Pendukung Intake siswa SKBM
1.1    Mendengarkan puisi dan cerita rakyat yang disampaikan secara langsung ataupun melalui rekaman dan menungkapkan unsur-unsur di dalamnya

  • Menentukan tema puisi yang dibacakan
  • Mengungkapkan makna yang terkandung dalam puisi yang dibacakan
  • Mengungkapkan pesan dalam puisi yang dibacakan
  • Menentukan isi dan atau amanat yang terdapat di dalam cerita rakyat
  • Mengutarakan secara lisan nilai-nilai dalam cerita rakyat dengan memperhatikan pelafalan kata, dan kalimat  yang tepat.
  • Membandingkan nilai-nilai dalam cerita rakyat dengan nilai-nilai masa kini dengan menggunakan kalimat yang efektif.
  • Mengungkapkan cerita rakyat dalam bentuk sinopsis
         

 

 

BERBICARA

Standar Kompetensi           : 2. Mampu mengungkapkan pikiran, pendapat, gagasan, dan perasaan dalam berbagai bentuk wacana lisan sastra melalui membahas atau mendiskusikan isi cerita pendek dan puisi remaja.

 

 

Kompetensi Dasar/Indikator

STANDAR KETUNTASAN BELAJAR MINIMAL
Kriteria Penentuan SKBM  
Esensial Komplek sitas Sarana Pendukung Intake siswa SKBM
2.1    Membahas dan atau mendiskusikan isi cerita pendek dan puisi remaja

  • Menceritakan isi cerita pendek yang dibaca
  • Mengungkapkan hal-hal yang menarik atau mengesankan dari karya tersebut
  • Mendiskusikan nilai-nilai yang terdapat dalam cerpen
  • Mengutarakan berbagai karak­teristik puisi remaja dengan kalimat yang komunikatif
  • Mengutarakan nilai-nilai dalam puisi remaja dengan bahasa sendiri
  • Membandingkan nilai-nilai yang terdapat di dalam berbagai puisi remaja dengan bahasa atau kata-kata sendiri
  • Memprasekan puisi remaja ke dalam prosa

 

         

 

 

MEMBACA

Standar Kompetensi   : 3. Mampu membaca dan memahami berbagai teks bacaan  sastra melalui membacakan puisi, membaca serta mendiskusikan isi naskah sastra melayu klasik , dan menganalisis cerpen. 

 

 

Kompetensi Dasar/Indikator

STANDAR KETUNTASAN BELAJAR MINIMAL
Kriteria Penentuan SKBM  
Esensial Komplek sitas Sarana Pendukung Intake siswa SKBM
 3.1   Membacakan puisi

  • Membaca  puisi dengan memperhatikan lafal, tekanan, dan intonasi yang sesuai dengan isi puisi

 

         
3.2    Membaca naskah sastra Melayu klasik

  • Menentukan struktur karya sastra Melayu Klasik
  • Menemukan nilai-nilai dalam karya sastra Melayu Klasik
  • Membandingkan nilai-nilai dalam sastra Melayu Klasik dengan nilai-nilai masa kini
  • Membuat sinopsis naskah  karya sastra Melayu Klasik dengan bahasa sendiri ke dalam beberapa paragraf
  • Mengidentifikasi unsur karya sastra Melayu Klasik
  • Mengidentifikasi karakteristik karya sastra  Melayu Klasik
  • Mengaitkan nilai-nilai karya sas­tra Melayu Klasik dengan kehidupan masa kini
         
3.3   Membaca dan menganalisis cerpen

  • Menceritakan kembali isi cerpen yang dibaca
  • Mengungkapkan latar dan penokohan dalam cerpen dengan menunjukkan kutipan yang mendukung
  • Mengaitkan cerpen dengan kehidupan sehari-hari

 

         

 

 

 

 

 

 

MENULIS

Standar Kompetensi           : 4. Mampu mengungkapkan pikiran, pendapat, gagasan, dan perasaan dalam berbagai bentuk tulisan sastra melalui menulis puisi dan cerpen, dan menulis/ menciptakan karya sastra berdasarkan berbagai seting atau latar.

 

 

Kompetensi Dasar/Indikator

STANDAR KETUNTASAN BELAJAR MINIMAL
Kriteria Penentuan SKBM  
Esensial Komplek sitas Sarana Pendukung Intake siswa SKBM
4.1   Menulis berbagai karya sastra ( puisi dan cerpen) 

  • Menentukan tema puisi
  • Mengembangkan ide dalam bentuk puisi dengan memperhatikan pilihan kata dan majas yang sesuai
  • Menentukan tema cerpen
  • Menentukan rincian tema
  • Mengembangkan ide dalam bentuk cerpen dengan memperhatikan pilihan kata, tanda baca, dan ejaan.

 

         
4.2    Menulis/menciptakan karya sastra berda­sarkan  berbagai setting (latar)

  • Menggubah karya sastra Melayu Klasik dengan bahasa sendiri
  • Menggubah karya sastra modern dengan bahasa sendiri
  • Membandingkan gubahan hasil karya sastra sendiri dengan milik teman

 

         

 

 


KELAS : XI

 

A. Kemampuan Berbahasa

 MENDENGARKAN

 

Standar Kompetensi   :   1.   Mampu mendengarkan dan memahami serta menanggapi berbagai ragam wacana lisan nonsastra melalui mendengarkan informasi dari berbagai sumber (sambutan/khotbah, pembicaraan dalam wawancara, diskusi)

 

 

Kompetensi Dasar/Indikator

STANDAR KETUNTASAN BELAJAR MINIMAL
Kriteria Penentuan SKBM  
Esensial Komplek sitas Sarana Pendukung Intake siswa SKBM
1.1    Mendengarkan sambutan atau               khotbah

  • Mencatat pokok-pokok isi sambutan atau khotbah yang didengarkan
  • Menuliskan pokok-pokok isi sambutan tersebut ke dalam beberapa kalimat
  • Menyampaikan (secara lisan) ringkasan sambutan atau khotbah

 

         
1.2    Mendengarkan pembicaraan dalam wawancara

  •  Mencatat pokok-pokok pembicaraan: siapa yang berbicara dan apa isi pembicaraannya
  • Merangkum seluruh isi pembicaraan dalam beberapa kalimat
  • Menyampaikan (secara lisan) isi rangkuman kepada orang lain

 

         
1.3    Mendengarkan informasi dari berbagai sumber  dalam suatu diskusi dan menanggapinya

  • Mencatat pokok-pokok pembicaraan: siapa yang berbicara dan apa isi pembicaraannya
  • Merangkum seluruh isi pembicaraan ke dalam beberapa kalimat
  • Mengajukan pertanyaan
  • Menanggapi pembicara dalam bentuk kritikan atau dukungan
  • Menambahkan alasan yang dapat memperkuat tanggapan
  • Mencatat pokok-pokok isi uraian atau penjelasan teman
  • Merangkum isi pembicaraan teman
  • Menuliskan tanggapan pribadi  kepada teman dalam bentuk memo

 

         

 

 

BERBICARA

Standar Kompetensi       :   2.   Mampu mengungkapkan gagasan, pikiran, perasaan, dan pendapat dalam berbagai bentuk wacana lisan nonsastra melalui cerita, penyampaian uraian atau hasil penelitian, wawancara

 

Kompetensi Dasar/Indikator

STANDAR KETUNTASAN BELAJAR MINIMAL
Kriteria Penentuan SKBM  
Esensial Komplek sitas Sarana Pendukung Intake siswa SKBM
2.1 Menceritakan pengalaman dan kejadian yang dilihat

  • Mencatat hal-hal yang berkaitan dengan pengalaman yang akan disampaikan  
  • Mengembangkan cerita berdasarkan catatan
  • Menyampaikan cerita pengalaman tanpa melihat teks (menekankan ekspresi dan intonasi)
  • Mencatat pokok-pokok peristiwa atau kejadian yang dilihat langsung atau didengar dari orang lain
  • Menyampaikan (secara lisan) isi peristiwa atau kejadian ke dalam beberapa kalimat
  • Mengajukan pertanyaan dengan kalimat yang sesuai
  • Menyampaikan jawaban dengan kalimat yang efektif

 

         
2.2 Menyampaikan  uraian tentang topik tertentu dari hasil membaca (artikel atau buku)

  • Mendata pokok-pokok yang diperoleh dari hasil membaca 
  • Menyampaikan (secara lisan) isi bacaan, ditambah  dengan pendapat sendiri
  • · Mengemukakan alasan  mengapa artikel atau buku tersebut  yang dipilih untuk dibaca

 

         
2.3 Berwawancara

  • Membuat daftar pertanyaaan wawancara
  • Menentukan pertanyaan yang akan dipakai dalam wawancara
  • Menyebutkan alasan mengapa jenis pertanyaan itu yang dipilih
  • Menyampaikan pertanyaan secara jelas dan lantang, dengan memperhatikan santun berbahasa
  • Menyampaikan pertanyaan secara singkat dan jelas
  • Membuat rangkuman  hasil wawancara  dengan kalimat yang efektif

 

         

 

2.4 Menyampaikan hasil penelitian

 

  • Menuliskan pokok-pokok yang akan disampaikan secara berurutan
  • Mengemukakan ringkasan hasil penelitian
  • Menjelaskan proses penelitian dengan kalimat yang mudah dipahami

 

         

 

2.5 Menyampaikan gagasan dan mengajukan pertanyaan atau tanggapan dalam diskusi

 

  • Merumuskan gagasan yang akan disampaikan
  • Mengemukakan gagasan secara jelas dan mudah diikuti
  • Memberikan contoh untuk memperjelas gagasan
  • Mencatat hasil pembicaraan (siapa yang berbicara dan apa yang dibicarakan)
  • Mengajukan pertanyaan tentang salah satu isi pembicaraan
  • Mengemukakan tanggapan yang mendukung bahan diskusi
  • Menanggapi kritikan terhadap bahan diskusi
  • Menyampaikan alasan yang mendukung penolakan

 

         

 

MEMBACA

 

Standar kompetensi   : 3. Mampu membaca dan memahami berbagai teks bacaan nonsastra dengan berbagai teknik membaca (membaca cepat, memindai (scanning)) secara intensif untuk berbagai tujuan

 

 

Kompetensi Dasar/Indikator

STANDAR KETUNTASAN BELAJAR MINIMAL
Kriteria Penentuan SKBM  
Esensial Komplek sitas Sarana Pendukung Intake siswa SKBM

 

3.1 Membaca intensif paragraf yang berpola umum-khusus (deduktif) dan khusus –  umum (induktif)

  • Menemukan kalimat yang mengandung gagasan utama pada paragraf
  • Menemukan kalimat penjelas yang mendukung gagasan utama
  • Menjelaskan perbedaan antara  paragraf  yang berpola umum-khusus (deduktif) dan yang berpola khusus-umum (induktif)
  • Menuliskan kesimpulan  paragraf deduktif dan induktif 
         

 

3.2 Membaca teks rumpang

·   Membuat ikhtisar tiap-tiap paragraf

·   Merumuskan garis besar seluruh paragraf

·   Mengidentifikasi gagasan yang seharusnya ada tetapi belum dikemukakan dalam teks.

·   Menuliskan gagasan yang belum dikemukakan sebagai kelanjutan teks

·   Mengumpulkan perbedaan dan persamaan kelanjutan isi teks antara tulisan sendiri dan tulisan teman 

·   Memperbaiki tulisan yang berisi kelanjutan isi teks berdasarkan hasil masukan teman-teman.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

MENULIS

 

Standar kompetensi            : 4.  Mampu mengungkapkan gagasan, pendapat, dan perasaan dalam bentuk paragraf eksposisi (deduktif dan induktif), baik dari pikiran sendiri maupun dari berbagai tulisan nonsastra, dalam berbagai bentuk (baik berupa memo, surat, proposal, atau karya tulis ilmiah)

 

 

Kompetensi Dasar/Indikator

STANDAR KETUNTASAN BELAJAR MINIMAL
Kriteria Penentuan SKBM  
Esensial Komplek sitas Sarana Pendukung Intake siswa SKBM
4.1 Menulis karangan 

  • Mengumpulkan data dari berbagai sumber bacaan
  • Menyusun kerangka karangan sesuai dengan topik yang dipilih
  • Mengembangkan kerangka menjadi karangan eksposisi 
         
4.2 Melengkapi karya tulis dengan daftar pustaka dan catatan kaki

  • Menyusun karya tulis
  • Melengkapi karya tulis dengan daftar pustaka dan catatan kaki sesuai dengan pedoman
  • Memperbaiki pemakaian tanda baca dan ejaan dari tulisan teman

 

         
4.3 Menulis surat niaga,  surat kuasa, dan memo 

  • Mendaftar ciri-ciri surat niaga
  • Menulis surat perjanjian jual beli sesuai dengan keperluan
  • Menjelaskan isi surat
  • Memperbaiki  surat tulisan teman
  • Mendaftar ciri-ciri surat kuasa
  • Mencatat hal-hal yang akan dituliskan dalam surat kuasa
  • Menulis surat kuasa sesuai dengan  keperluan
  • Menjelaskan isi surat
  • Memperbaiki  surat tulisan teman
  • Mendaftar ciri-ciri memo
  • Menulis memo sesuai dengan keperluan
  • Memperbaiki  memo tulisan teman

 

         
4.4 Menulis proposal

  • Mendaftar komponen atau unsur-unsur yang terdapat dalam sebuah proposal
  • Menulis proposal sesuai dengan keperluan
  • Membahas hasil tulisan  proposal dalam kelompok kecil untuk mendapatkan masukan perbaikan
         
4.5 Menulis ringkasan isi buku

  • Mendaftar pokok-pokok pikiran buku yang sudah dibaca
  • Membuat ringkasan dari seluruh isi buku
  • Mendiskusikan ringkasan untuk mendapatkan masukan dari teman

 

         
4.6 Menulis rangkuman diskusi panel atau seminar

  • Mencatat pokok-pokok yang dibicarakan dalam diskusi panel atau seminar
  • Menulis rangkuman yang berisi pendapat atau saran yang muncul dalam diskusi
  • Membahas isi rangkuman dalam kelompok 

 

         
4.7 Menulis notulen rapat

  •  Mencatat perbedaan dan persamaan antara dua notulen atau lebih
  • Menemukan pola penulisan notulen yang lengkap
  • Menulis notulen rapat

 

         
4.8 Menulis karya tulis ilmiah

  • Mendaftar hal-hal yang perlu ditulis, berdasarkan topik yang dipilih
  • Menentukan gagasan yang akan dikembangkan dalam karya tulis (berdasarkan pengamatan atau penelitian)
  • Menyusun kerangka karya tulis
  • Mengembangkan kerangka menjadi karya tulis, dengan dilengkapi daftar pustaka
  • Menyunting karya tulis sendiri atau karya teman

 

         

 

B. Kemampuan Bersastra

 

MENDENGARKAN

Standar Kompetensi        :   1.    Mampu mendengarkan dan memahami sertamenanggapi berbagai ragam wacana lisan sastra melalui menonton dan menanggapi pementasan drama serta mendiskusikan pembacaan cerpen atau penggalan novel.

 

 

Kompetensi Dasar/Indikator

STANDAR KETUNTASAN BELAJAR MINIMAL
Kriteria Penentuan SKBM  
Esensial Komplek sitas Sarana Pendukung Intake siswa SKBM
1.1    Menonton dan menanggapi pementasan drama

  • Menentukan tokoh dan perannya
  • Menentukan konflik dengan menunjukkan data yang mendukung
  • Menentukan latar dan peran latar
  • Menentukan tema dengan alasan
  • Menentukan pesan dengan data yang mendukung
  • Mengaitkan isi drama dengan kehidupan sehari-hari

 

         
1.2    Mendengarkan pembacaan cerpen atau penggalan novel

  • Mengidentifikasi penokohan dalam cerpen atau penggalan novel yang didengar
  • Mengungkapkan dan mendiskusikan konflik dalam cerpen atau penggalan novel tersebut 
  • Memberikan komentar terhadap isi cerpen atau penggalan novel berdasarkan kelebihan dan kekurangan isinya.

 

         

 

BERBICARA

Standar Kompetensi       : 2.   Mampu mengungkapkan pikiran, pendapat, gagasan,  dan perasaan dalam berbagai bentuk wacana lisan sastra melalui memerankan drama.

 

 

Kompetensi Dasar/Indikator

STANDAR KETUNTASAN BELAJAR MINIMAL
Kriteria Penentuan SKBM  
Esensial Komplek sitas Sarana Pendukung Intake siswa SKBM
2.1 Memerankan drama

  • Membaca dan memahami teks drama yang akan diperankan
  • Menghayati watak tokoh yang akan diperankan 
  • Memerankan drama dengan memperhatikan penggunaan lafal, intonasi, nada/tekanan, mimik/gerak-gerik  yang tepat sesuai dengan watak tokoh

 

         

 

MEMBACA

Standar Kompetensi           :  3.     Mampu membaca dan memahami berbagai teks bacaan sastra melalui membaca dan menganalisis berbagai karya sastra (hikayat, novel Indonesia, nonel terjemahan), serta membaca dan mendiskusikan isi buku biografi dan buku resensi novel Indonesia.

 

 

Kompetensi Dasar/Indikator

STANDAR KETUNTASAN BELAJAR MINIMAL
Kriteria Penentuan SKBM  
Esensial Komplek sitas Sarana Pendukung Intake siswa SKBM
3.1 Membaca dan menganalisis berbagai karya sastra

  • Mengidentifikasi ciri hikayat sebagai bentuk karya sastra lama
  • Menjelaskan alur, tema, dan penokohan dalam hikayat
  • Menceritakan kembali isi hikayat dengan bahasa sendiri
  • Menceritakan isi novel
  • Mendiskusikan nilai-nilai dalam novel (budaya, sosial, moral, dll) dengan memperhatikan aturan berdiskusi serta menggunakan kalimat yang komunikatif
  • Menceritakan isi novel terjemahan dan novel Indonesia
  • Mendiskusikan nilai-nilai  yang ada dalam novel terjemahan
  • Membandingkan nilai-nilai (budaya, moral, agama, dll) dalam novel terjemahan dengan novel Indonesia
  • Mengaitkan nilai-nilai tersebut dengan kehidupan sehari-hari
         
3.2 Membaca intensif buku biografi

  • Mengungkapkan hal-hal yang menarik tentang tokoh dalam buku biografi yang dibaca
  • Merefleksikan tokoh dengan diri sendiri
  • Menemukan tokoh yang mirip pada tokoh lain
  • Menemukan hal-hal yang bisa diteladani tentang tokoh tersebut
  • Membuat catatan mengenai hal-hal penting yang ditulis dalam resensi
  • Menanggapi resensi novel yang disajikan
  • Menyimpulkan resensi yang disajikan (lengkap/tidak lengkap maksudnya).

 

         

 

MENULIS

 Standar Kompetensi      : 4.   Mampu mengungkapkan pikiran, pendapat, gagasan, dan perasaan dalam berbagai bentuk tulisan sastra  melalui menulis resensi novel sastra atau novel populer dan menulis naskah drama.

 

Kompetensi Dasar/Indikator

STANDAR KETUNTASAN BELAJAR MINIMAL
Kriteria Penentuan SKBM  
Esensial Komplek sitas Sarana Pendukung Intake siswa SKBM
 

4.1 Menulis resensi sastra atau novel populer

  • Menulis resensi novel dengan memperhatikan

–     identitas buku

–     kepengarangan

–     Keunggulan buku

–   Kelemahan buku

–   Ikhtisar (inti permasalahan) dengan bahasa yang komunikatif dan penggunaan EYD

         
4.2 Menulis teks drama

Menulis teks drama dengan menggunakan bahasa yang sesuai untuk:

  • Mengembangkan penokohan
  • Menghidupkan konflik
  • Menghadirkan latar yang mendukung
  • Memunculkan penampilan (performance)

 

         

 

KELAS : XII

 

A. Kemampuan Berbahasa

 

MENDENGARKAN

 

 Standar Kompetensi  : 1.  Mampu memahami dan menanggapi berbagai ragam wacana lisan nonsastra melalui mendengarkan informasi dari berbagai sumber (berita atau laporan, sambutan atau khotbah)

 

Kompetensi Dasar/Indikator

STANDAR KETUNTASAN BELAJAR MINIMAL
Kriteria Penentuan SKBM  
Esensial Komplek sitas Sarana Pendukung Intake siswa SKBM
1.1    Mendengarkan   informasi dan  memberikan tanggapan

  • Mencatat pokok-pokok isi berita atau laporan
  • Memilah pokok-pokok menjadi dua kelompok:  yang berupa fakta dan  yang berupa pendapat
  • Mengemukakan tanggapan atas isi berita atau laporan
  • Mencatat pokok-pokok dari isi uraian atau ceramah
  • Mengajukan pertanyaan kepada penceramah
  • Menulis ringkasan isi uraian atau ceramah
  • Mengajukan pertanyaan tentang isi program yang belum jelas
  • Memberikan tanggapan  atas informasi yang didengar sebagai bahan  perbaikan program

 

         

 


BERBICARA

 Standar Kompetensi          : 2. Mampu mengungkapkan gagasan, pendapat, pikiran, dan perasaan dalam berbagai wacana lisan  nonsastra  melalui   menanggapi informasi tertentu (tanggapan dalam seminar, pidato, dan peyampaian intisari bacaan)

 

 

Kompetensi Dasar/Indikator

STANDAR KETUNTASAN BELAJAR MINIMAL
Kriteria Penentuan SKBM  
Esensial Komplek sitas Sarana Pendukung Intake siswa SKBM
2.1 Menanggapi isi pembicaraan dalam diskusi

  • Mencatat siapa yang berbicara dan apa pokok yang dibicarakan
  • Mengajukan pertanyaan atau tanggapan terhadap salah satu pokok pembicaraan dengan menggunakan ungkapan dan penyambung antarkalimat yang sesuai
  • Mengemukakan persetujuan atau penolakan terhadap salah satu pendapat yang muncul dalam diskusi
  • Mengajukan argumentasi yang dapat mendukung atau menentang pendapat pembicara

 

         
2.2 Menyampaikan intisari buku

  • Mencatat hal-hal yang menarik atau yang mengagumkan dari kehidupan tokoh di dalam buku
  • Menyampaikan hal-hal yang menarik atau yang mengagumkan tentang tokoh tersebut kepada teman dengan kalimat sendiri yang tidak berbelit-belit
  • Memberikan komentar terhadap isi penyampaian teman

 

         
2.3 Menyampaikan topik suatu uraian atau cerita yang didengar

  •  Mencatat pokok-pokok dari uraian atau cerita
  • Menyampaikan (secara lisan) isi uraian atau cerita kepada teman
  • Mengajukan pertanyaan
  • Menjawab pertanyaan

 

         
2.4 Menyampaikan program kegiatan  

  • Mengemukakan program secara rinci untuk mendapatkan tanggapan
  • Mengemukakan informasi  tambahan yang dapat  mendukung program (hasil penelitian, jurnal, dll) 
  • Memperbaiki program berdasarkan berbagai masukan

 

         
2.5 Berpidato tanpa teks

  • · Lancar membawakan pidato dengan lafal, intonasi, nada, dan sikap yang tepat
  • · Mencatat hal-hal yang perlu diperbaiki dari pidato yang disampaikan teman
  • · Memperbaiki cara berpidato dan isi pidato berdasarkan catatan atau masukan teman

 

         

 

MEMBACA

Standar Kompetensi     :   3.   Mampu membaca dan memahami berbagai teks nonsastra dengan berbagai teknik membaca (cepat, memindai (scanning)) secara intensif untuk menarik kesimpulan, memberikan penjelasan, serta untuk persiapan membacakan teks

 

 

Kompetensi Dasar/Indikator

STANDAR KETUNTASAN BELAJAR MINIMAL
Kriteria Penentuan SKBM  
Esensial Komplek sitas Sarana Pendukung Intake siswa SKBM
3.1 Membaca intensif  berbagai pola paragraf

  • Mengidentifikasi ciri-ciri teks yang berpola induktif
  • Menarik kesimpulan isi teks tersebut berdasarkan hal-hal (generalisasi, analogi, sebab-akibat) yang disajikan dalam tulisan/ artikel
  • Menemukan paragraf yang berpola umum-khusus (deduktif)
  • Menemukan kalimat yang mengandung gagasan utama
  • Mendaftar butir-butir yang merupakan gagasan pendukung
  • Menarik kesimpulan dari isi keseluruhan paragraf
  • Menemukan kalimat yang mengandung gagasan utama
  • Menemukan kalimat-kalimat berisi gagasan pendukung
  • Menemukan kalimat yang mengungkapkan alasan dan rincian yang berupa contoh
  • Merangkum isi paragraf

 

         
3.2 Membaca intensif  artikel

  • Menemukan gagasan utama tiap paragraf
  • Mendaftar gagasan pendukung dari tiap gagasan utama
  • Merangkum isi seluruh artikel

 

         
3.3 Membaca teks pidato

  • Menandai (dengan pensil) bagian-bagian yang merupakan pokok-pokok isi pidato
  • Menandai bagian-bagian yang merupakan informasi pendukung
  • Membacakan teks pidato dengan pemakaian intonasi (yang mempertimbangkan mana si pokok dan mana isi pendukung)

 

         
3.4 Membaca cepat teks 300 – 350 kata per menit

  • Menemukan gagasan pokok
  • Menjawab secara benar 75% dari seluruh pertanyaan yang tersedia

 

         

 

MENULIS

Standar Kompetensi    :      4.         Mampu mengungkapkan gagasan, pendapat, dan  perasaan dalam bentuk paragraf dan esai (deduktif, induktif, dan persuasif), baik dari pikiran sendiri maupun dari berbagai ragam tulisan nonsastra, dalam berbagai bentuk (baik berupa surat, laporan (diskusi, seminar), maupun karya ilmiah)       

                            

 

 

Kompetensi Dasar/Indikator

STANDAR KETUNTASAN BELAJAR MINIMAL
Kriteria Penentuan SKBM  
Esensial Komplek sitas Sarana Pendukung Intake siswa SKBM
4.1 Menulis surat lamaran  pekerjaan

  • Mengenali unsur-unsur dalam surat lamaran pekerjaan   
  • Menyusun surat lamaran  pekerjaan berdasarkan iklan
  • Memperbaiki surat  dari segi struktur, diksi, kejelasan kalimat, kaitan antarklalimat, dan EYD

 

         
4.2 Menulis laporan diskusi

  • Mengenali unsur-unsur yang harus terdaapt dalam laporan hasil diskusi
  • Menyusun laporan hasil diskusi (kelas atau seminar)
  • Melengkapi laporan dengan lampiran (makalah pembicara, notulen, dan daftar hadir peserta)

 

         
4.3 Menulis paragraf persuasi

  • Mengidentifikasi ciri paragraf persuasi
  • Menentukan topik persuasi
  • Menyusun kerangka paragraf persuasi
  • Menyusun paragraf persuasi berdasarkan kerangka yang dibuat sebelumnya

 

         
4.4 Menulis paragraf  deduktif dan induktif

  • Mengenal ciri-ciri paragraf deduktif dan induktif
  • Menyusun kerangka paragraf yang akan ditulis
  • Menuliskan kerangka paragraf ke dalam paragraf deduktif
  • Menuliskan keangka paragraf (yang sama) ke dalam paragraf induktif

 

         
4.5  Menulis esai (yang terdiri atas tiga sampai enam paragraf)

  • Mendaftar gagasan utama  tiap paragraf
  • Merangkum gagasan utama antarparagraf untuk mendapatkan gagasan utama seluruh esai
  • Menyusun rangka esai yang akan ditulis
  • Menyusun paragraf pembukaan
  • Menuliskan isi ke dalam beberapa paragraf
  • Menyusun paragraf penutup
  • Memperbaiki tulisan (dengan mempertimbangkan diksi, kejelasan kalimat, ejaan dan tanda baca)

 

         

 


B. Kemampuan Bersastra

 

 MENDENGARKAN

 Standar Kompetensi  :  1.   Mampu mendengarkan dan memahami serta menanggapi berbagai ragam wacana lisan sastra melalui mendengarkan dan mendiskusikan pembacaan cerita pendek, dan pembacaan teks drama.

 

 

Kompetensi Dasar/Indikator

STANDAR KETUNTASAN BELAJAR MINIMAL
Kriteria Penentuan SKBM  
Esensial Komplek sitas Sarana Pendukung Intake siswa SKBM
1.1    Mendengarkan pembacaan cerpen  dan teks drama

  • Menanggapi pembacaan cerpen dari segi vokal, intonasi, dan penghayatan
  • Menjelaskan unsur-unsur pembangun sastra (tema, latar, penokohan, alur, pesan atau sudut pandang, dan konflik) dalam cerpen yang dibacakan
  • Mendiskusikan isi teks drama dari berbagai segi (penokohan, latar, dll) 
  • Menyimpulkan isi teks sesuai dengan situasi dan konteks
         

 

BERBICARA

Standar Kompetensi   :      2.         Mampu mengungkapkan pikiran, pendapat, gagasan,  dan perasaan dalam berbagai bentuk wacana lisan sastra melalui kegiatan menanggapi pembacaan puisi lama dan baru.

 

 

Kompetensi Dasar/Indikator

STANDAR KETUNTASAN BELAJAR MINIMAL
Kriteria Penentuan SKBM  
Esensial Komplek sitas Sarana Pendukung Intake siswa SKBM
2.1 Membacakan dan menanggapi  puisi dan gurindam

  • Mendeklamasikan/ memba-cakan puisi pilihan di depan teman-teman dengan lafal,   intonasi, dan ekspresi yang sesuai 
  • Memperbaiki cara pembacaan berdasarkan masukan
  • Mengidentifikasi ciri-ciri  gurindam
  • Lancar membawakan gurindam
  • Mendiskusikan arti kata sulit
  • Membicarakan pesan-pesan yang terdapat dalam gurindam
  • Mengaitkan isi gurindam dengan kehidupan masa kini
  • Menyimpulkan pesan-pesan yang terdapat dalam gurindam

 

         

 

 

MEMBACA

Standar Kompetensi   :    3.    Mampu membaca dan memahami berbagai teks bacaansastra melalui membaca dan menanggapi cerpen,  dan membaca karya  sastra yang dianggap penting pada tiap periode.

 

 

Kompetensi Dasar/Indikator

STANDAR KETUNTASAN BELAJAR MINIMAL
Kriteria Penentuan SKBM  
Esensial Komplek sitas Sarana Pendukung Intake siswa SKBM
3.1 Membacakan puisi karya sendiri

  • Lancar membawakan puisi dengan memperhatikan:

–    lafal dan intonasi

–    penghayatan

–  mimik/gerak dan ekspresi yang sesuai

         
3.2 Membaca cerpen dan kumpulan puisi, serta menanggapinya

  • Menceritakan kembali isi cerpen
  • Menjelaskan unsur-unsur pembangun sastra ( misalnya, tema, latar, alur,  penokohan, atau pesan)  dengan data yang mendukung
  • Mengelompokkan puisi berdasarkan tema
  • Menganalisis gaya pengarang dalam mengungkapkan masing-masing puisi
         
3.3 Membaca karya sastra yang dianggap penting pada tiap periode

  • Menentukan hasil-hasil karya sastra penting dan ciri-ciri pada tiap periode
  • Mendiskusikan karya-karya yang dianggap penting pada periode tersebut (misalnya, peristiwa sejarah, gaya penulisan, dll)   
         

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

MENULIS

Standar Kompetensi     :   4.   Mampu mengungkapkan pikiran, pendapat, gagasan,  berbagai bentuk tulisan sastra melalui menulis puisi, cerpen dan resensi buku kumpulan cerpen.

 

Kompetensi Dasar/Indikator

STANDAR KETUNTASAN BELAJAR MINIMAL
Kriteria Penentuan SKBM  
Esensial Komplek sitas Sarana Pendukung Intake siswa SKBM
4.1 Menulis resensi buku kumpulan cerpen

  • Menjelaskan isi buku kumpulan cerpen berdasarkan kelebihan dan kekurangannya dengan alasan
  • Menulis resensi buku kumpulan cerpen dengan memperhatikan kelengkapan unsur-unsur resensi:

–     identitas buku

–     kepengarangan

–     kekurangan dan kelebihan isi buku

–     bahasa pengarang, dll

         
4.2 Menulis cerpen dan puisi

  • Menulis cerpen dengan mengembangkan  penokohan, konflik, latar, sudut pandang, alur
  • Menulis puisi dengan memperhatikan:

–     pemilihan tema

–     pemilihan diksi

–     pemilihan rima

–     pemilihan gaya bahasa

         
4.3 Menulis kritik dan esai

  • Mengidentifikasi ciri-ciri kritik dan esai
  • Menulis kritik dan esai dengan langkah dan aturan yang tepat
  • Mengemukakan pendapat atau gagasan dalam karangan kritik dan esai

 

         

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Iklan

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

(NO. 3.1)

Mata Pelajaran              :   Bahasa Indonesia

Kelas / Semester          :   XII / 5

Pertemuan ke                :   1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, 10

Alokasi Waktu               :    20 x 45 menit

Standar Kompetensi :  Berkomunikasi dengan Bahasa Indonesia   setara tingkat  Unggul.

Sub Kompetensi          :  3.1 Menyimak untuk memahami secara kreatif teks seni berbahasa dan teks ilmiah sederhana.

 

I.    Indikator:

  1. Memperlihatkan reaksi kinetik (menunjukkan sikap memperhatikan, mencatat) terhadap pembacaan puisi/prosa fiksi/prosa ilmiah sederhana yang diperdengarkan
  2. Menunjukkan reaksi verbal berupa komentar terhadap konteks pembacaan puisi/prosa fiksi/prosa faktual/ilmiah sederhana yang didengar
  3. Menjelaskan makna kata konotatif yang berbentuk ungkapan, pepatah, peribahasa, atau majas yang teersuart dalam pusi/prosa fiksi yang telah dibacakan
  4. Mengemukakan pesan yang tersirat dari puisi/prosa fiksi/prosa ilmiah sederhana yang dibacakan

5.      Mengungkap unsur intrinsik prosa fiksi (tokoh,penokohan, latar, plot,tema)/prosa faktual (tujuan, masalah, metode pemecahan masalah, penyimpulan), dan atau hakikat puisi (tema, nada, rasa, amanat) secara

 

II.      Tujuan Pembelajaran:

      Peserta didik dapat menyimak  untuk memahami secara kreatif teks seni berbahasa dan teks ilmiah sederhana

 

III.   Meteri Ajar:

  1. Hakikat apresiasi
  2. Proses apresiasi
  3. Reaksi kinetik dan reaksi verbal
  4. jenis (cerpen, novel); unsur intrinsik (tokoh, penokohan, tema, alur, latar, sudut pandang)
  5. Prosa faktual/ilmiah: artikel, iklan, pidato, khotbah; ciri-ciri; komponen kebahasaan
  6. Puisi: pengertian; hakikat puisi/unsur batin ( tema, nada, rasa, pesan/amanat)
  7. Karya sastra: puisi, cerpen, atau novel

 

IV. Metode Pembelajaran :

Metode Audiolingual, penugasan dan diskusi.

     

V. Langkah-langkah Pembelajaran

 

Pertemuan 1

Indikator : Memperlihatkan reaksi kinetik (menunjukkan sikap memperhatikan, mencatat) terhadap pembacaan puisi/prosa fiksi/prosa ilmiah sederhana yang diperdengarkan

 

  1. Kegiatan Awal : Guru memberikan penjelasan tentang kegiatan   menyimak.
  2. Kegiatan Inti     :
  3. Peserta didik   menyimak teks yang berupa puisi/prosa fiksi/prosa ilmiah yang dibacakan/diputarkan guru.
  4. Peserta didik  mendiskusikan unsur intrinsik dan ekstrinsik prosa/puisi yang disimak.
  5. Kegiatan Akhir : Menyimpulkan hasil diskusi

 

 Pertemuan ke 2

 

 Indikator : Memperlihatkan reaksi kinetik (menunjukkan sikap memperhatikan, mencatat) terhadap pembacaan puisi/prosa fiksi/prosa ilmiah sederhana yang diperdengarkan

 

  1. Kegiatan Awal   : Guru memberikan penjelasan tentang kegiatan menyimak.
  2. Kegiatan Inti     :
    1. Peserta didik  melanjutkan diskusi unsur intrinsik dan ekstrinsik prosa/puisi   yang  telah disimak pada pertemuan sebelumnya.
  3. Kegiatan Akhir : Menyimpulkan hasil diskusi

 

Pertemuan ke 3 dan 4

 

Indikator : Menunjukkan reaksi verbal berupa komentar terhadap konteks pembacaan puisi/prosa fiksi/prosa faktual/ilmiah sederhana yang didengar

  1. Kegiatan Awal   : Appersepsi
  2. Kegiatan Inti
  3. Peserta didik  dibagi menjadi beberapa kelompok
  4. Peserta didik  membaca teks ilmiah
    1. Peserta didik  memberikan reaksi apresiatif baik secara kinetik maupun verbal terhadap teks yang telah dibacakan
  5. Kegiatan Akhir :  Menyimpulkan hasil diskusi

 

Pertemuan ke 5

 

Indikator : Menjelaskan makna kata konotatif yang berbentuk ungkapan, pepatah, peribahasa, atau majas yang tersurat dalam pusi/prosa fiksi yang telah dibacakan

  1. A.     Kegiatan Awal   : Appersepsi 

 

  1. B.    Kegiatan Inti
  2. C.    Kegiatan Akhir :  Menyimpulkan hasil diskusi
  1. Peserta didik  dibagi menjadi beberapa kelompok
  2. Peserta didik  mendiskusikan tema, isi, dan bahasa teks ilmiah
  3. Peserta didik  mengasosiasikan karya sastra atau teks ilmiah yang dibacakan dengan konteks kehidupan nyata

 

Pertemuan ke 6

Indikator : Menjelaskan makna kata konotatif yang berbentuk ungkapan, pepatah, peribahasa, atau majas yang tersurat dalam pusi/prosa fiksi yang telah dibacakan

  1. A.     Kegiatan Awal   : Appersepsi

 

  1. B.    Kegiatan Inti
    1. Peserta didik  dibagi menjadi beberapa kelompok
    2. Peserta didik  mendiskusikan ungkapan, peribahasa, pepatah atau majas

C. Kegiatan Akhir : Menyimpulkan hasil diskusi

 

Pertemuan ke 7

Indikator :Mengemukakan pesan yang tersirat dari puisi/prosa fiksi/prosa ilmiah sederhana yang dibacakan

  1. A.     Kegiatan Awal   : Appersepsi
  2. B.    Kegiatan inti
  3. Peserta didik  membacakan kembali teks secara bergiliran, baik secara individual, maupun kelompok
  4. Peserta didik  mengevaluasi isi teks yang telah dibaca ulang secara logis
  5. Peserta didik  menyusun simpulan tentang pesan yang tersirat dari teks yang dibaca
  6. C.    Kegiatan Akhir :   Melaksanakan evaluasi.

 

Pertemuan ke 8, 9, 10

Indikator : Mengungkap unsur intrinsik prosa fiksi (tokoh,penokohan, latar, plot,tema)/prosa faktual (tujuan, masalah, metode pemecahan masalah, penyimpulan), dan atau hakikat puisi (tema, nada, rasa, amanat) secara

  1. A.     Kegiatan Awal   : Appersepsi

 

  1. B.    Kegiatan inti
  2. Peserta didik  mempelajari naskah drama / puisi
  3. Peserta didik  menganalisis tokoh dan penokohan yang terdapat dalam naskah drama.
  4. Peserta didik  memperagakan perwatakan tokoh &penokohan teks prosa fiksi/ mendramatisasi-kan puisi yang telah dibaca

 

C. Kegiatan Akhir :   Melaksanakan evaluasi.

 

VI. Alat / Bahan / Sumber Belajar :

–          Modul Bahasa Indonesia Tk. Unggul

–     Burhan Nurgiyantoro. (1995). Teori Kajian Prosa Fiksi

–     Herman Waluyo. (1992). Teori dan Apresiasi Puisi.

–     Artikel ilmiah/ sastra dari surat kabar

–          Televisi/Tape recorder/VCD yang berisi rekaman pembacaan puisi/khutbah, dramatisasi, dsb

VII. Penilaian :

      Jenis tes:

– tulis

      Bentuk tes:

        – uraian

SOAL  :

Bacalah puisi di bawah ini dengan saksama !

                                 Jalan Segara

Di sinilah penembakan

Kepengecutan

Dilakukan

Ketika pawai bergerak

Dalam panas matahari

Dan pelor pembayar pajak

Negeri ini

Ditembuskan ke punggung

Anak-anaknya sendiri

                                                (Taufik Ismail, 1966)

  1. Apa tema puisi diatas ?
  2. Kesan imajinasi apa yang muncul dalam puisi tersebut ?
  3. Amanat apa yang disampaikan dalam puisi tersebut ?
  4. Tentukan makna konotatif dalam puisi tersebut !
  5. Parafrasekan puisi tersebut dalam satu paragraf !

 

PEDOMAN PENILAIAN :

NO KUNCI JAWABAN SKOR
1 Gerakan reformasi 2
2 Angkara murka, kengerian, keganasan, kebrutalan 2
3 Setiap perbuatan harus dapat dipertanggungjawabkan 2
4 a. Pawai bergerak : Demonstrasi

b. Panas matahari : Siang hari

c. Pelor pembayar pajak : Keharusan

   membayar pajak

d. Anak-anaknya sendiri : rakyat

4
5 Bergantung hasil jawaban peserta didik 5
  Jumlah skor maksimal 15

 

Nilai Akhir  = Skor Perolehan  X 10

                       Skor Maksimal

Mengetahui,

Kepala SMK N 36 Jakarta

Drs. Dedi Dwitagama, MM, M.Si

Jakarta,        Juli 2010

Pengajar

 

 

 

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

(NO. 3.2)

Mata Pelajaran           :     Bahasa Indonesia

Kelas / Semester       :     XII / 5

Pertemuan ke             :    11, 12, 13, 14, 15, 16, 17, 18, 19, 20

Alokasi Waktu            :    20 x 45 menit

Standar Kompetensi:    Berkomunikasi dengan Bahasa Indonesia setara tingkat  Madia.

Sub Kompetensi        :  3.2  Mengapresiasi secara lisan teks seni berbahasa dan teks ilmiah sederhana

 

 

I.        Indikator:

  1. Mengomentari teks sastra/ilmiah sederhana yang telah dibacakan
  2. Menjelaskan makna idiomatik yang terkandung dalam teks sastra (cerpen, puisi, novel) seperti pepatah, peribahasa, serta majas
  3. Menjelaskan pesan yang tersirat dari teks sastra tersebut
  4. Mengungkapkan unsur intrinsik dan ekstrinsik (identitas pengarang; nama; karya-karay utama, dll) dari karya sastra yang telh dibacakan
  5. Menceritakan kembali isi cerita yang telah dibahasakan dengan kalimat sendiri
  6. Meramalkan kelanjutan cerita yang telah selesai dibacakan dengan baik
  7. Mengidentifikasi makna dan pesan yang tersirat dari pilihan kata dalam teks sastra yang telah dibackan
  8. Mengaitkan istilah dalam teks sastra yang dibacakan dengan kehidup sehari-hari
  9. Menyatakan tanggapan terhadap isi dan cara penyajian karya yang telah dibaca

 

II.      Tujuan Pembelajaran:

      Siswa dapat mengapresiasi secara lisan teks seni berbahasa dan teks ilmiah sederhana

 

III.   Meteri Ajar:

  1. Teks sastra (puisi, cerpen, novel)
  2. Teks ilmiah sederhana (tajuk rencana, artikel)
  3. Diksi: ungkapan, majas, peribahasa
  4. Makna idiomatik; makna konotatif; makna denotatif
  5. Unsur intrinsik puisi: tema, nada, rasa, rima,  amanat
  6. 6.            Unsur intrinsik prosa: tokoh, penokohan, plot, latar, sudut pandang, tema, amanat

 

IV. Metode Pembelajaran :

Metode Audiolingual, penugasan dan diskusi.

     

V. Langkah-langkah Pembelajaran

 

Pertemuan 11

Indikator : Mengomentari teks sastra/ilmiah sederhana yang telah dibacakan

A.  Kegiatan Awal   : Guru mengadakan pretes lisan

  1. B.    Kegiatan Inti     :
  2. Peserta didik menyimak teks sastra/teks ilmiah sederhana yang dibacakan/diperdengarkan
  3. Peserta didik mengomentari keterbacaan/keterpahaman teks yang telah dibacakan
    1. C.    Kegiatan Akhir : Melaksanakan evaluasi.

 

Pertemuan 12

Indikator : Menjelaskan makna idiomatik yang terkandung dalam teks sastra (cerpen, puisi, novel) seperti pepatah, peribahasa, serta majas

  1. Kegiatan Awal   : Appersepsi
  2. Kegiatan Inti     :

 

1. Peserta didik menjelaskan makna idiomatik yang terkandung dalam

    teks sastra (cerpen, puisi, novel) seperti pepatah, peribahasa, serta  

    majas

C. Kegiatan Akhir : Menugaskan peserta didik untuk membuat contoh

    masing-masing 2 buah pribahasa, majas dan pepatah.

Pertemuan 13

Indikator : Menjelaskan pesan yang tersirat dari teks sastra tersebut

  1. A.     Kegiatan Awal   : Peserta didik mendengarkan teks sastra yang dibacakan temannya
  2. B.    Kegiatan Inti     :

 

  1. Peserta didik  menjelaskan pesan yang tersirat dari teks sastra tersebut

      C. Kegiatan Akhir : Peserta didik menyimpulkan teks sastra yang 

                                     didengarnya

Pertemuan 14

Indikator : Mengungkapkan unsur intrinsik dan ekstrinsik (identitas pengarang; nama; karya-karya utama, dll) dari karya sastra yang telah dibacakan

 A. Kegiatan Awal   : Appersepsi

 B. Kegiatan Inti     :

  1. Peserta didik mengungkapkan unsur intrinsik dan ekstrinsik (identitas pengarang; nama; karya-karya utama, dll) dari karya sastra yang telah dibacakan
  1. Kegiatan Akhir : Melaksanakan evaluasi

 

Pertemuan 15

 

Indikator : Menceritakan kembali isi cerita yang telah dibahasakan dengan kalimat sendiri

A. Kegiatan Awal   : Appersepsi makna idiomatik

B. Kegiatan Inti     :

1. Peserta didik  menceritakan kembali isi cerita yang telah dibacakan dengan 

    kalimat sendiri

C. Kegiatan Akhir : Peserta didik menyimpulkan teks sastra yang 

                                     didengarnya

Pertemuan 16

 

Indikator : Memprediksi kelanjutan cerita yang telah selesai dibacakan dengan baik

A. Kegiatan Awal   : Appersepsi

B. Kegiatan Inti     :

  1. Peserta didik membaca naskah prosa yang rumpang
  2. Peserta didik membuat prediksi  kelanjutan cerita yang telah selesai dibacakan dengan baik

 

  1. Kegiatan Akhir : Peserta didik ditugaskan untuk naskah prosa yang rumpang dan memprediksikan kelanjutan / kelengkapan cerita

 

Pertemuan 17

 

Indikator : Mengidentifikasi makna dan pesan yang tersirat dari pilihan kata dalam teks sastra yang telah dibacakan

A. Kegiatan Awal   : Appersepsi

B. Kegiatan Inti     :

  1. Peserta didik menceritakan kembali isi cerita dengan kalimat sendiri.
  2. Peserta didik mengidentifikasi makna dan pesan yang tersirat dari pilihan kata dalam teks sastra yang telah dibacakan
  1. Kegiatan Akhir : Evaluasi

 

Pertemuan 18

 

Indikator : Mengaitkan istilah dalam teks sastra yang dibacakan dengan kehidup sehari-hari

A. Kegiatan Awal   : Appersepsi

B. Kegiatan Inti     :

  1. Peserta didik membaca teks yang sudah disiapkan
  2. Peserta didik mengaitkan istilah dalam teks sastra yang dibacakan dengan kehidupan sehari-hari
  3. Peserta didik mengungkapkan makna istilah dalam teks sastra yang dibacakan.
  4. C.    Kegiatan Akhir : Evaluasi

 

Pertemuan 19 dan 20

 

Indikator : Menyatakan tanggapan terhadap isi dan cara penyajian karya yang telah dibaca

 

A. Kegiatan Awal   : Appersepsi

B. Kegiatan Inti  :

  1. Siswa membuat tanggapan isi dan cara penyajian teks sastra yang dibacakan
  2. Peserta didik membacakan tanggapan terhapa isi dan cara penyajian teks sastra perkelompok  
  3. C.    Kegiatan akhir : Melaksanakan evaluasi

 

VI. Alat / Bahan / Sumber Belajar :

–    Modul Bahasa Indonesia Tk. Unggul

–  Burhan Nurgiyantoro. (1995). Teori Kajian Prosa Fiksi

–  Herman Waluyo. (1992). Teori dan Apresiasi Puisi.

–  Artikel ilmiah/ sastra dari surat kabar

–    Televisi/Tape recorder/VCD yang berisi rekaman pembacaan puisi/khutbah, dramatisasi, dsb

VII. Penilaian :

            Jenis tes:

– tulis

            Bentuk tes:

– objektif

SOAL

Pilihlah jawaban yang paling tepat!

  1. Bacalah penggalan cerpen berikut ini !

               Tamparan berkali-kali dari lelaki itu membuat tubuh Siih terhuyung-huyung. Perempuan tiu jatuh terduduk di sudut kamar setelah pelipisnya terbentur ujung lemari kayu yang lancip. Darah meneetes dari sana, juga dari bibirnya yang seakan pecah ( Pertempuran di taman hening : Helvi

Latar tempat dari penggalan cerpen di atas adalah……

a. Sudut kamar                                     d. Kayu lancip

b. Pelipis mata                                                 e.Lemarikayu
c. Ujung lemari

  1. Cermati penggalan cerpen berikut ini !

            Aku ingin bicara empat mata dengan Karto,” kata Jagabaya Karjan setelah para warga desa menggirinfg karto yang dipapah Jagabaya dan dilindungi para hansip sampai balai desa. Semua ingin berdesakan masuk, tapi para hansip menahannya.

Sudut pandang penggalan cerpen di atas adalah……

a. Orang pertama tunggal                            d. Orang ketiga serba tahu

b. Orang pertama sampingan                     e. Orang ketiga sampingan

c. Orang ketiga pelaku utama

  1. Bacalah penggalan naskah drama yang rumpang berikut!

 

            Ambu           :  Abah teh kesal sama Ambu ? Cemburu ?

            Abah            : Cemburu ? Abah cemburu sama Ambu ? Tidak, Tidak,   

                                Tidaaaaak.

            Ambu           : ………………………….

            Abah            : Abah sudah tahusegalanya tentang Ambu.

            Ambu           : Tahu apa ?

Kalimat yang tepat untuk melengkapi dialog yang rumpang di atas adalah…

  1. Jadi abah sudah main rahasia-rahasiaan ?
  2. Kalau tidak, kenapa tidak mau makan ?
  3. Memangnya tidak boleh cemburu ?
  4. Ceritanya….. Abah teh cemburu ?
  5. Jangan cemburu sama Ambu.

 

  1. Bacalah naskah drama  berikut dengan saksama !

Karim              : Sudah sepuluh purnama ayah tidak pulang ya Bu ? Aku   merindukan candanya yang ceria, sorot matanya yang jenaka, dan nasihatnya yang menyejukkan.

Ibu                   : Sabar nak. Jangan kita putus berdoa, semoga ayahmu dalam lindungan Tuhan.

Karim              : Ibu dengan ayah tidak ada masalah kan ?

Ibu                   : ( sambil memeluk Karim ) Maafkan Ibu nak. Ibu tidak bisa menerima ayah lagi, sejak dia menikahi perempuan desa sebelah.

Karim              : ( memandang wajah ibunya sambil menahan dadanya yang sakit akibat sakit paru-paru yang dideritanya ). Mengapa selama ini tidak menceritakan pada Karim, Bu.

Inti penggalan naskah drama di atas adalah:

  1. Karim menderita sakit paru-paru.
  2. Ayah dan ibu Karim sudah bercerai.
  3. Nasihat ayah Karim sangat menyejukkan.
  4. Ibu Karim sangat sabar dan baik hati.
  5. Karim merindukan ayahnya yang berada di seberang.

 

  1. Bacalah penggalan novel  berikut dengan saksama !

 

Anda mendalami bidang kimia, sedangkan aku meneruskan mengambil kuliah di B-1 Sejarah. Aku tidak tahu apakah akan dapat terus mengikuti studi tersebut  sambil bekerja. Tapi, kupikir tidak ada jeleknya, apalagi aku memang menyukai sejarah. Di samping B-1 aku juga mulai kursus bahasa prancis.

Unsur ekstrinsik berupa nilai-nilai yang terdapat dalam penggalan novel di atas mengenai….

  1. agama
  2. budaya
  3. etika
  4. sosial
  5. pendidikan

 

NO KUNCI JAWABAN SKOR
1 A 1
2 A 1
3 B 1
4 B 1
5 E 1
6 ….  

 

                                 Skor Perolehan 

Nilai Akhir  =           —————–=—            X 10

                                 Skor Maksimal

Mengetahui,

Kepala SMK N 36 Jakarta

Drs. Dedi Dwitagama, MM, M.Si

Jakarta,        Juli 2009

Pengajar

 

   
   

 

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

(NO. 3.3)

Mata Pelajaran           :    Bahasa Indonesia

Kelas / Semester       :     XII / 5

Pertemuan ke             :    21, 22, 23, 24, 25, 26

Alokasi Waktu            :    12 x 45 menit

Standar Kompetensi:    Berkomunikasi dengan Bahasa Indonesia setara tingkat  Unggul

Sub Kompetensi       :  3.3  Menulis proposal  untuk kegiatan ilmiah sederhana

 

 

I.        Indikator:

  1. menentukan konsep proposal
  2. membuat kerangka proposal  sesuai dengan konteks kegiatan yang ditentukan
  3. merancang proposal yang berkonteks kegiatan keahlian disusun dengan baik.
  4. membuat proposal yang sesungguhnya

 

II.      Tujuan Pembelajaran:

      Peserta didik  dapat menulis proposal untuk kegiatan ilmiah sederhana.

 

III.   Meteri Ajar:

  1. contoh proposal
  2. Pengertian proposal
  3. Sistematika proposal
  1. Bahasa proposal

 

 

IV. Metode Pembelajaran :

Metode Tanya jawab, penugasan dan diskusi.

     

V. Langkah-langkah Pembelajaran

A.  Kegiatan Awal   :

–          Guru mengadakan Tanya jawab pelajaran lalu.

–          Guru memberikan penjelasan tentang KD 3.3.

     B.  Kegiatan Inti     :

  1.  Siswa  merumuskan judul kegiatan yang diajukan dalam proposal
  2. Sisawa menyusun kerangka isi proposal sesuai dengan sistematika
  3. Siswa mendiskusikan bahan rujukan/referensi yang dibutuhkan
  4. 4.      Siswa menyusun proposal dengan bahasa yang baik dan benar

C.  Kegiatan Akhir :

      Melaksanakan evaluasi.

 

VI. Alat / Bahan / Sumber Belajar :

–          Modul Bahasa Indonesia Tk. Unggul

–          Parera, J.D. (1988). Menulis Tertib dan Sistematik

–          Akhadiah, S. (1988). Modul Menulis

VII. Penilaian :

      Jenis tes:

– lisan

– tulis

– perbuat-an

      Bentuk tes:

      – objektif

– uraian

Soal

  1.  Apakah pengertian proposal?
  2.  Sebutkan urutan sistematikan sebuah proposal (delapan) !
  3.  Rencanakan kegiatan sesuai pragram kompetensi Anda !
  4.  Buatlah  kerangka proposal sesuai kegiatan proram kompetensi Anda !
  5.  Buatlah proposal kegiatan tersebut !

 

Kunci jawaban

  1. Rencana kerja tertulis yang disusun secara sistematis dan terperinci untuk suatu kegiatan yang bersifat formal.
  2. Sistematika sebuah proposal:

      a. Latar belakang

      c. Tema kegiatan

      d. Tujuan

      e. Peserta kegiatan

      f. Waktu dan tempat pelaksanaan

      g. Acara kegiatan

      h. Susunan panitia

      i. Rencana anggaran

      j. Penutup

  1.  Contoh kegiatan sesuai program : Seminar Sehari Pencegahan dan Penanggulangan Penyalahgunaan Narkotika di Lingkungan Sekolah.
  2. Kerangka proposal:
    1. Latar belakang:
  • Jumlah siswa yang terlibat narkoba cenderung meningkat setiap tahunnya.
  • Pernyataan perang terhadap narkoba telah diupayakan pemerintah.
  • Hasil penelitian oleh para peneliti Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Jakarta tentang penyalahgunaan narkoba oleh masyarakat sekolah.
  1. Tema kegiatan: Siswa terus galakkan semangat perang melawan narkona dan sejenisnya.
  2. Tujuan
    1. memberi pemahaman tentang bahaya narkoba
    2. memberi pengetahuan tentang upaya pencegahan dan penyalahgunaan narkoba.
  3. Peserta kegiatan :

Seluruh guru dan siswa

  1. Waktu dan tempat pelaksanaan

hari, tanggal   :

pukul   :

tempat:

  1. Acara kegiatan

(terlampir)

  1. Susunan panitia

Pelindung                   :

Panitia pelaksana     :

Ketua                          :

Seksi-seksi                :

  1. Rencana anggaran
    1. Rencana pemasukan
    2. Rencana pengeluaran
  2. Penutup

                

  1. Contoh proposal:
    1. Latar belakang:

Di DKI Jakarta, menurut keterangan dari Kanwil Depdiknas, dari 600 SLTP, terdapat 152 sekolah dan 166 SLTA yang termasuk daftar sekolah bermasalah narkoba. Jumlah siswa dari kedua sekolah tersebut makin meningkat setiap tahunnya.

Pernyataan perang terhadap narkoba telah diupayakan pemerintah dengan melibatkan unsur masyarakat. Perangkat hukum telah dibuat unuk menjerat pelaku.Namun, hasilnya belum cukup kelihatan.

Hasil penelitian yang dilakukan oleh para peneliti Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Jakarta tentang “Penanggulangan Penyalahgunaan Narkoba oleh Masyarakat Sekolah menunjukkan bahwa berbagai upaya telah dilakukan baik yang bersifat preventif maupun represif. Karena masyarakat sekolah memandang penanggulangan peredaran narkoba di lingkungan sekolah tidak mungkin akan brhasil jika tidak dilakukan oleh masyarakat sekolah sendiri.

Berdasarkan lataer belakang tersebut, maka kami akan menyelenggarkan seminar sehari tentang Pencegahan dan Penyalaghunaan Narkoba.

  1. Tema kegiatan: Siswa terus galakkan semangat perang melawan narkona dan sejenisnya.
  2. Tujuan
    1. memberi pemahaman tentang bahaya narkoba
    2. memberi pengetahuan tentang upaya pencegahan dan penyalahgunaan narkoba.
  3. Peserta kegiatan :

Seluruh guru dan siswa

  1. Waktu dan tempat pelaksanaan

hari, tanggal   : Selasa, 24 Juli 2007

pukul               : 09.00 s.d. 14.00

tempat:           : Aula Serbaguna

  1. Acara kegiatan

(terlampir)

  1. Susunan panitia

Pelindung                   :

Panitia pelaksana     :

Ketua                          :

Seksi-seksi                :

  1. Rencana anggaran
    1. Rencana pemasukan
    2. Rencana pengeluaran
  2. Penutup

 

Demikianlah proposal kegiatan ini kami buat. Partisipasi semua pihak sangat kami harapkan demi suksesnya penyelenggaraan kegiatan tersebut.

                                                                                                            Jakarta, 2 Juli 2007

Ketua OSIS                                                                                        Ketua Panitia

Kepala Sekolah                                                                                Pembina OSIS

Kriteria penilaian :

Nomor 1 bobot  =  3, Jawaban  benar mendapat skor  3, salah nol

Nomor 2 bobot  =  1, Jawaban  benar 8 mendapat skor 8

Nomor 3 bobot  =  3, Jawaban  benar  mendapat skor 3, salah nol

Nomor 4 bobot  =  8, Jawaban  benar  mendapat skor 8

Nomor 5 bobot  =  8, Jawaban  benar  mendapat skor 8

                  Skor perolehan

Nilai    =  ———————– x 10

                 Skor maksimal

Mengetahui,

Kepala SMK  N 36 Jakarta

Drs. Dedi Dwitagama,MM.M.Si

           

Jakarta,        Juli 2010

Pengajar

 

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Mata Pelajaran                    : Bahasa Indonesia

Kelas / Semester                : XII/ 6

Pertemuan                           : 1, 2, 3, 4, 5

Alokasi waktu                      : 10 x 45 menit

Standar Kompetensi         : Berkomunikasi dengan bahasa Indonesia setara tingkat unggul.

Kompetensi Dasar             : 3.4 Menulis surat dengan memperhatikan jenis surat.

  1. I.        Indikator                         :
  1. Menulis surat pemberitahuan / edaran sesuai dengan aturan dan tujuan komunikasi.
  2. Menulis surat undangan sesuai dengan aturan dan tujuan komunikasi.
  3. Menulis surat lamaran pekerjaan sesuai dengan aturan dan tujuan komunikasi.

 

  1. II.      Tujuan Pembelajaran

Setelah mengikuti proses pembelajaran, peserta didik dapat:

  1. Mengklsifikasi, penawarhuan, edarkasi berbagai jenis-jenis surat (surat keluarga, undangan, pemberitahuan, pesanan, lamaran pekerjaan, balasan lamaran pekerjaan, perjanjian, dan lain-lain. )
  2. Mengenali aneka bentuk / format surat dan menggunakannya dalam menulis surat resmi.
  3. Menganalisis kesalahan surat dari segi isi, bentuk, tata tulis,kelaziman, dan kesantunan kalimat surat, serta dapat memperbaikinya.
  4. Dapat membuat berbagai macam surat ( surat keluarga, undangan, pemberitahuan, pesanan, lamaran pekerjaan, balasan lamaran pekerjaan, perjanjian, dan lain-lain. )

 

  1. III.    Materi Pembelajaran
  2. Pengertian Surat
  3. Format surat : Bentuk lurus, setengah lurus, Indonesia baru, Indonesia lama.
  4. Jenis-jenis surat : pribadi, resmi, dinas, niaga.
  5. Ciri-ciri surat.
  6. Bahasa surat

 

  1. IV.   Metode Pembelajaran

       Ceramah, Tanya jawab, penugasan.

  1. V.     Langkah-Langkah Pembelajaran

PERTEMUAN 1

  1. Kegiatan Awal ( Elaborasi)
    1. Salam, doa, presensin
    2. Penjelasan tentang pentingnya kemampuan memahami dan membuat surat dalam kehidupan dan dunia usaha.

 

  1. Kegiatan Inti (Eksplorasi)
  2. Peserta didik mempelajari modul yang berisi penjelasan macam-macam surat dan contoh-contohnya ( surat keluarga, undangan, pemberitahuan, pesanan)

 

  1. Kegiatan Akhir ( Konfirmasi)
    1. Tanya jawab tentang kesulitan peserta didik.
    2. Peserta didik diminta untuk mengerjakan evaluasi.

 

PERTEMUAN 2

A.   Kegiatan Awal ( Elaborasi)

  1. Salam, doa, presensin
  2. Mengulang materi yang telah diberikan pada pertemuan sebelumnya.

 

B. Kegiatan Inti (Eksplorasi)

  1. Peserta didik mempelajari modul yang berisi penjelasan macam-macam surat dan contoh-contohnya (lamaran pekerjaan, balasan lamaran pekerjaan, perjanjian, dan lain-lain. )

 

C. Kegiatan Akhir ( Konfirmasi)

  1. Tanya jawab tentang kesulitan peserta didik.

 

PERTEMUAN 3

  1. Kegiatan Awal ( Elaborasi)
    1. Salam, doa, presensi
    2. Mengulang materi yang telah diberikan pada pertemuan sebelumnya.

 

  1. Kegiatan Inti (Eksplorasi)
    1. Peserta didik dengan bimbingan guru menganalisis isi, bentuk, tata tulis, kelaziman, dan kesantunan kalimat surat.

 

C. Kegiatan Akhir ( Konfirmasi)

  1. Tanya jawab tentang kesulitan peserta didik.

 

PERTEMUAN 4

  1. Kegiatan Awal ( Elaborasi)
    1. Salam, doa, presensin
    2. Mengulang materi yang telah diberikan pada pertemuan sebelumnya.

 

  1. Kegiatan Inti (Eksplorasi)
    1. Peserta didik membuat berbagai macam surat ( surat keluarga, undangan, pemberitahuan, pesanan)

 

  1. Kegiatan Akhir ( Konfirmasi)
    1. Tanya jawab tentang kesulitan peserta didik.

 

PERTEMUAN 5

  1. Kegiatan Awal ( Elaborasi)
    1. Salam, doa, presensin
    2. Mengulang materi yang telah diberikan pada pertemuan sebelumnya.

 

  1. Kegiatan Inti (Eksplorasi)
    1. Peserta didik membuat berbagai macam surat  (lamaran pekerjaan, balasan lamaran pekerjaan, perjanjian, dan lain-lain. )

 

  1. Kegiatan Akhir ( Konfirmasi)
    1. Tanya jawab tentang kesulitan peserta didik.
    2. Peserta didik diminta untuk mengerjakan evaluasi.

 

  1. VI.               ALAT / BAHAN / SUMBER BELAJAR

      Alat : Lembar peraga, LCD, Leptop

      Bahan : Contoh surat

      Sumber belajar :

Lamudin Finoza. 2004. Surat-menyurat Resmi Indonesia.

Sabarti Akhadiah. 1988. Modul Menulis.

Maskurun, Modul Bahasa Indonesia Tingkat Unggul

  1. VII.             PENILAIAN

      Jenis Tes : Tertulis

      Bentuk Tes : Uraian

SOAL

10. Sebutkan ciri-ciri surat resmi!

11. Apakah perbedaan antara surat edanran dan surat pengumuman?

12. Buatlah bagan bentuk surat resmi Indonesia baru!

13. Perbaikilah kalimat surat tidak baku di bawah ini menjadi kalimat yang baku!

  1. Bersama ini kami beritahukan bahwa …
  2. Atas perhatiannya, kami mengucapkan terima kasih.
  3. Dengan ini saya lampirkan fotokopi surat keterangan dokter.
  4. Bagi calon pegawai baru di lembaga penelitian kami wajib mengikuti ujian bahasa Indonesia.

14. Buatlah surat lamaran pekerjaan sesuai dengan iklan harian Pos Kota tanggal 5 Januari 2009 berikut:

Dibutuhkan segera sekretaris untuk perusahaan yang bergerak di bidang  ekspor impor dengan kualifikasi sebagai berikut:

Wanita

Usia 18 – 25 tahun

Pendidikan SMK ( SMEA)

Lamaran ditujukan ke PO BOX JKB 14234

Paling lambat 2 minggu setelah iklan ini dimuat.

 

KUNCI  JAWABAN

  1. Ciri surat resmi adalah

–         menggunakan kop surat

–         menggunakan nomor surat

–         menggunakan bahasa resmi

–         stempel perusahaan

  1. Surat edaran digunakan untuk intern perusahaan sedangkan pengumuman bisa digunakan untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat.

 

  1. Bagan Surat Resmi Indonesia Baru

1

2                                                                5

3

4

                   6

7

                                                         8

                                                                9                                                                             

                                                                10 

                                                             11

12

  1. Kop surat
  2. Nomor surat
  3. Lampiran
  4. Hal
  5. Tanggal
  6. Alamat
  7. Isi
  8. Salam penutup
  9. Nama devisi

10.  Nama penandatangann

11.  Jabatan

12.  Inisial

 

  1. Perbaikan kalimat surat.

–         Dengan ini kami beritahukan bahwa….

–         Atas perhatian Bapak, kami mengucapakan terima kasih.

–         Bersama ini saya lampirkan fotokopi surat keterangan dokter.

–         Calon pegawai baru di lembaga penelitian kami wajib mengikuti ujian bahasa Indonesia.

Mengetahui,

Kepala SMK 36 Jakarta

Drs. Dedi Dwitagama, MM. M.Si

           

Jakarta,        Juli 2010

Pengajar

 

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Mata Pelajaran                    : Bahasa Indonesia

Kelas / Semester                : XII/ 6

Pertemuan                           : 1, 2, 3, 4, 5

Alokasi waktu                      : 10 x 45 menit

Standar Kompetensi         : Berkomunikasi dengan bahasa Indonesia setara tingkat unggul.

Kompetensi Dasar             : 3.5 Menulis laporan ilmiah sederhana.

  1. I.        Indikator                         :
  1. Menentukan konsep laporan
  2. Menyunyusun judul sebagai topic bahasan.
  3. Menyususn sistematika laporan.
  4. Merencanakan rancangan isi laporan.
  5. Menyusun isi laporan.

 

  1. II.      Tujuan Pembelajaran

Setelah mengikuti proses pembelajaran, peserta didik dapat:

  1. Memilih tema / topik yang tepat dalam membuat laporan.
  2. Membuat/ menentukan urutan kerangka / sistematika laporan sesuai dengan  sifat objek yang dilaporkan.
  3. Memanfaatkan pendapat, data / fakta dari berbagai sumber dengan cara pengutipan yang benar.
  4. Menuliskan daftar pustaka dan catatan kaki dengan benar
  5. Menerapkan kaidah EYD secara cermat dalam penulisan laporan.
  6. Membuat laporan dengan format yang benar (halaman judul, kata pengantar, daftar isi, bab pendahuluan, bab landasan teori, bab pembahasan, bab kesimpulan dan saran, daftar pustaka)

 

  1. II.      Materi Pembelajaran
    1. Pengertian laporan menulis ilmiah.
    2. Sistematika penulisan laporan ilmiah
    3. Langkah-langkah menulis laporan ilmiah.
    4. Teknik penulisan daftar pustaka.
    5. Teknik pengutipan.
    6. Teknik penulisan catatan kaki.
    7. Format penulisan laporan (halaman judul, kata pengantar, daftar isi, bab pendahuluan, bab landasan teori, bab pembahasan, bab kesimpulan dan saran, daftar pustaka)

 

  1. Metode Pembelajaran

       Ceramah, Tanya jawab, penugasan.

  1. IV.   Langkah-Langkah Pembelajaran

 

PERTEMUAN I

                 A.      Kegiatan Awal ( Elaborasi)

  1. Salam, doa, presensin
  2. Penjelasan tentang pentingnya kemampuan membuat laporan.

 

           B.      Kegiatan Inti (Eksplorasi)

  1. Peserta didik mempelajari modul yang berisi penjelasan pengetian menulis ilmiah.
  2. Peserta didik mencermati sistematika penulisan laporan ilmiah.

 

           C.      Kegiatan Akhir ( Konfirmasi)

  1. Tanya jawab tentang kesulitan peserta didik.

 

PERTEMUAN II

A.   Kegiatan Awal ( Elaborasi)

  1. Salam, doa, presensin
  2. Mengulang pelajaran yang telah diberikan pada pertemuan sebelumnya.

 

B. Kegiatan Inti (Eksplorasi)

  1. Peserta didik mencermati langkah-langkah menulis laporan ilmiah.

 

C. Kegiatan Akhir ( Konfirmasi)

  1. Tanya jawab tentang kesulitan peserta didik.

 

PERTEMUAN III

  1. Kegiatan Awal ( Elaborasi)
    1. Salam, doa, presensi
    2. Mengulang pelajaran yang telah diberikan pada pertemuan sebelumnya.

 

  1. Kegiatan Inti (Eksplorasi)
    1. Peserta didik mencermati teknik penulisan daftar pustaka.
    2. Peserta didik menyusun daftar pustaka berdasarkan data yang ada.

 

C. Kegiatan Akhir ( Konfirmasi)

  1. Tanya jawab tentang kesulitan peserta didik.

 

PERTEMUAN IV

  1. Kegiatan Awal ( Elaborasi)
    1. Salam, doa, presensin
    2. Mengulang materi yang telah diberikan pada pertemuan sebelumnya.

 

  1. Kegiatan Inti (Eksplorasi)
    1. Peserta didik mencermati teknik penulisan kutipan.
    2. Peserta didik membuat kutipan berdasarkan data yang tersedia.
    3. Peserta didik mencermati teknik penulisan catatan kaki
    4. Peserta didik membuat catatan kaki berdasarkan data yang tersedia.

 

  1. Kegiatan Akhir ( Konfirmasi)
    1. Tanya jawab tentang kesulitan peserta didik.

 

PERTEMUAN V

  1. Kegiatan Awal ( Elaborasi)
    1. Salam, doa, presensin
    2. Mengulang materi pelajaraan yang diberikan pada pertemuan sebelumnya.

 

  1. Kegiatan Inti (Eksplorasi)
    1. Peserta didik mencermati teknik penulisan laporan ilmiah (halaman judul, kata pengantar, daftar isi, bab pendahuluan, bab landasan teori, bab pembahasan, bab kesimpulan dan saran, daftar pustaka)

 

  1. Kegiatan Akhir ( Konfirmasi)
    1. Tanya jawab tentang kesulitan peserta didik.
    2. Peserta didik diminta untuk mengerjakan evaluasi.

 

  1. VIII.           Alat / Bahan / Sumber Belajar

      Alat                       : Lembar peraga, LCD, Leptop

      Bahan                   : Contoh laporan ilmiah

      Sumber belajar    :

Bambang Kaswanti Purwo, 1992. Menulis Laporan Teknik

Gorys Keraf, 1994. Komposisi

Lamudin Finoza, 2004. Komposisi Bahasa Indonesia

Maskurun, Modul Bahasa Indonesia Tingkat Unggul

  1. IX.               penilaian

      Jenis Tes : Tertulis

      Bentuk Tes : Uraian

SOAL

  1. Sebutkan dua fungsi laporan!
  2. Sebutkan lima bentuk laporan berdasarkan isi!
  3. Tulislah sistematika laporan formal!
  4. Buatlah kerangka laporan berdasarkan urutan sebab akibat!
  5. Susunlah daftar pustaka berdasarkan data berikut:

 

Nama Judul Tahun Penerbit Kota terbit
Umar Kayam Jalan Menikung (Para Priyayi 2) 2002 Pustaka Utama Grafiti Jakarta
Eko Endarmoko Tesaurus Bahasa Indonesia 2007 PT Gramedia Pustaka Utama Jakarta
Y.S. Marjo Surat-surat Lengkap 2000 Setia Kawan Jakarta

 

KUNCI JAWABAN

  1. Fungsi Laporan
  1. Pertanggungjawaban tertulis dari orang yang diberi tugas.
  2. Dokumen untuk bahan studi serta sumber pengalaman bagi orang lain.

 

  1. Lima bentuk laporan
  1. kunjungan
  2. kegiatan
  3. penelitian
  4. wawancara
  5. perjalanan

 

  1. Sistematika laporan formal

(1)               Judul laporan

–   judul

–   identitas pelapor

(2)               Pendahuluan

–   dasar teori

–   topik

–   tujuan penelitian

(3)               Isi laporan

–   pembahasan masalah

–   pelaksanaan

–   hasil penelitian

(4)               Penutup

–  kesimpulan

–  daftar pustaka

  1. Kerangka Laporan berdasarkan urutan sebab akibat

(1)               lokasi bencana

(2)               sebab-sebab terjadinya bencana

(3)               akibat terjadinya bencana

  1. Daftar Pustaka

 

Endarmoko, Eko. 2007. Tesaurus Bahasa Indonesia. Jakarta: PT Gramedia Pustaka   Utama.

Kayam, Umar. 2002. Jalan Menikung (Para Priyayi 2). Jakarta: Pustaka Utama Grfiti.

Marjo, Y.S. 2000. Surat-surat Lengkap. Jakarta: Setia Kawan.

Mengetahui,

Kepala SMK N 36 Jakarta

Drs. Dedi Dwitagama, MM,M.Si

Jakarta,        Juli 2010

Pengajar

Shalat Tahajud

Dimuat di Republika edisi 6 Januari 2011

 Oleh Imam Nur Suharno
    Di antara ibadah sunah yang tidak pernah ditinggalkan oleh Rasulullah SAW adalah shalat malam (Tahajud). Rasulullah mengerjakannya hingga kedua telapak kaki beliau bengkak-bengkak. Tahajud merupakan ibadah yang disyariatkan sebagai rahmat, tambahan kebaikan, dan keutamaan (QS Al-Muzzammil [73]: 1-4).

Shalat Tahajud menjadi jalan hidup dan amalan rutin bagi orangorang saleh (HR Tirmidzi); orangorang besar (takwa) (QS AdzDzariyat [51]: 17-18); ‘Ibadurrahman (QS Al-Furqan [25]: 64); dan menjadi salah satu ciri orang-orang yang memiliki kesem purnaan iman (QS As-Sajdah [32]: 16-17).

Selain menjadi sumber energi keimanan, shalat Tahajud memiliki banyak manfaat yang dapat dirasa kan secara langsung oleh orang orang yang melaksanakannya.

Pertama, menjaga kesehatan. Sabda Nabi SAW, “Lakukanlah shalat malam karena itu adalah tradisi orang-orang saleh sebelum kalian, sarana mendekatkan diri kepada Allah, pencegah dari per buatan dosa, penghapus kesalah an, dan pencegah segala penyakit dari tubuh.”

Kedua, merawat ketampanan atau kecantikan. “Barang siapa yang banyak menunaikan shalat malam, maka wajahnya akan terlihat tampan/cantik di siang hari.” (HR Ibnu Majah).

Ketiga, meningkatkan produktivitas kerja. “Setan membuat ikatan pada tengkuk salah seorang di antara kalian ketika tidur dengan tiga ikatan dan setiap kali memasang ikatan dia berkata: `Malam masih panjang, maka tidurlah.’ Jika orang tadi bangun lalu berzikir kepada Allah SWT, maka terlepas satu ikatan, jika dia berwudhu, maka terlepas satu ikatan yang lainnya, dan jika dia melaksanakan shalat, maka terlepas semua ikatannya.

Pada akhirnya, dia akan menjadi segar dengan jiwa yang bersih. Jika tidak, dia akan bangun dengan jiwa yang kotor yang diliputi rasa malas.” (HR Bukhari).

Keempat, mempercepat tercapainya cita-cita dan rasa aman. “Ketahuilah sesungguhnya Allah tertawa terhadap dua orang lakilaki: Seseorang yang bangun pada malam yang dingin dari ranjang dan selimutnya, lalu ia berwudhu dan melakukan shalat. Allah SWT berfirman kepada para MalaikatNya, “Apa yang mendorong hambaKu melakukan ini?” Mereka menjawab, “Wahai Rabb kami, ia melakukan ini karena mengharap apa yang ada di sisi-Mu.” Allah berfirman, “Sesungguhnya Aku telah memberikan kepadanya apa yang ia harapkan (cita-citakan) dan memberikan rasa aman dari apa yang ia takutkan.” (HR Ahmad).

Kelima, melembutkan hati yang keras. Dari Abu Hanifah, “Saya tidak lebih dari satu ayat yang saya baca ketika melakukan shalat malam.” Satu ayat tersebut dibaca berulang-ulang semalam suntuk, “Sesungguhnya hari kiamat itulah hari yang dijanjikan kepada mereka dan kiamat itu lebih dahsyat dan lebih pahit.” (QS Al-Qamar [54]: 46). Karena itu,  bersegeralah untuk menunaikan shalat Tahajud dan raih manfaatnya (balasannya) (QS As-Sajdah [32]: 17). Wallahu a’lam.