RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

(NO. 3.1)

Mata Pelajaran              :   Bahasa Indonesia

Kelas / Semester          :   XII / 5

Pertemuan ke                :   1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, 10

Alokasi Waktu               :    20 x 45 menit

Standar Kompetensi :  Berkomunikasi dengan Bahasa Indonesia   setara tingkat  Unggul.

Sub Kompetensi          :  3.1 Menyimak untuk memahami secara kreatif teks seni berbahasa dan teks ilmiah sederhana.

 

I.    Indikator:

  1. Memperlihatkan reaksi kinetik (menunjukkan sikap memperhatikan, mencatat) terhadap pembacaan puisi/prosa fiksi/prosa ilmiah sederhana yang diperdengarkan
  2. Menunjukkan reaksi verbal berupa komentar terhadap konteks pembacaan puisi/prosa fiksi/prosa faktual/ilmiah sederhana yang didengar
  3. Menjelaskan makna kata konotatif yang berbentuk ungkapan, pepatah, peribahasa, atau majas yang teersuart dalam pusi/prosa fiksi yang telah dibacakan
  4. Mengemukakan pesan yang tersirat dari puisi/prosa fiksi/prosa ilmiah sederhana yang dibacakan

5.      Mengungkap unsur intrinsik prosa fiksi (tokoh,penokohan, latar, plot,tema)/prosa faktual (tujuan, masalah, metode pemecahan masalah, penyimpulan), dan atau hakikat puisi (tema, nada, rasa, amanat) secara

 

II.      Tujuan Pembelajaran:

      Peserta didik dapat menyimak  untuk memahami secara kreatif teks seni berbahasa dan teks ilmiah sederhana

 

III.   Meteri Ajar:

  1. Hakikat apresiasi
  2. Proses apresiasi
  3. Reaksi kinetik dan reaksi verbal
  4. jenis (cerpen, novel); unsur intrinsik (tokoh, penokohan, tema, alur, latar, sudut pandang)
  5. Prosa faktual/ilmiah: artikel, iklan, pidato, khotbah; ciri-ciri; komponen kebahasaan
  6. Puisi: pengertian; hakikat puisi/unsur batin ( tema, nada, rasa, pesan/amanat)
  7. Karya sastra: puisi, cerpen, atau novel

 

IV. Metode Pembelajaran :

Metode Audiolingual, penugasan dan diskusi.

     

V. Langkah-langkah Pembelajaran

 

Pertemuan 1

Indikator : Memperlihatkan reaksi kinetik (menunjukkan sikap memperhatikan, mencatat) terhadap pembacaan puisi/prosa fiksi/prosa ilmiah sederhana yang diperdengarkan

 

  1. Kegiatan Awal : Guru memberikan penjelasan tentang kegiatan   menyimak.
  2. Kegiatan Inti     :
  3. Peserta didik   menyimak teks yang berupa puisi/prosa fiksi/prosa ilmiah yang dibacakan/diputarkan guru.
  4. Peserta didik  mendiskusikan unsur intrinsik dan ekstrinsik prosa/puisi yang disimak.
  5. Kegiatan Akhir : Menyimpulkan hasil diskusi

 

 Pertemuan ke 2

 

 Indikator : Memperlihatkan reaksi kinetik (menunjukkan sikap memperhatikan, mencatat) terhadap pembacaan puisi/prosa fiksi/prosa ilmiah sederhana yang diperdengarkan

 

  1. Kegiatan Awal   : Guru memberikan penjelasan tentang kegiatan menyimak.
  2. Kegiatan Inti     :
    1. Peserta didik  melanjutkan diskusi unsur intrinsik dan ekstrinsik prosa/puisi   yang  telah disimak pada pertemuan sebelumnya.
  3. Kegiatan Akhir : Menyimpulkan hasil diskusi

 

Pertemuan ke 3 dan 4

 

Indikator : Menunjukkan reaksi verbal berupa komentar terhadap konteks pembacaan puisi/prosa fiksi/prosa faktual/ilmiah sederhana yang didengar

  1. Kegiatan Awal   : Appersepsi
  2. Kegiatan Inti
  3. Peserta didik  dibagi menjadi beberapa kelompok
  4. Peserta didik  membaca teks ilmiah
    1. Peserta didik  memberikan reaksi apresiatif baik secara kinetik maupun verbal terhadap teks yang telah dibacakan
  5. Kegiatan Akhir :  Menyimpulkan hasil diskusi

 

Pertemuan ke 5

 

Indikator : Menjelaskan makna kata konotatif yang berbentuk ungkapan, pepatah, peribahasa, atau majas yang tersurat dalam pusi/prosa fiksi yang telah dibacakan

  1. A.     Kegiatan Awal   : Appersepsi 

 

  1. B.    Kegiatan Inti
  2. C.    Kegiatan Akhir :  Menyimpulkan hasil diskusi
  1. Peserta didik  dibagi menjadi beberapa kelompok
  2. Peserta didik  mendiskusikan tema, isi, dan bahasa teks ilmiah
  3. Peserta didik  mengasosiasikan karya sastra atau teks ilmiah yang dibacakan dengan konteks kehidupan nyata

 

Pertemuan ke 6

Indikator : Menjelaskan makna kata konotatif yang berbentuk ungkapan, pepatah, peribahasa, atau majas yang tersurat dalam pusi/prosa fiksi yang telah dibacakan

  1. A.     Kegiatan Awal   : Appersepsi

 

  1. B.    Kegiatan Inti
    1. Peserta didik  dibagi menjadi beberapa kelompok
    2. Peserta didik  mendiskusikan ungkapan, peribahasa, pepatah atau majas

C. Kegiatan Akhir : Menyimpulkan hasil diskusi

 

Pertemuan ke 7

Indikator :Mengemukakan pesan yang tersirat dari puisi/prosa fiksi/prosa ilmiah sederhana yang dibacakan

  1. A.     Kegiatan Awal   : Appersepsi
  2. B.    Kegiatan inti
  3. Peserta didik  membacakan kembali teks secara bergiliran, baik secara individual, maupun kelompok
  4. Peserta didik  mengevaluasi isi teks yang telah dibaca ulang secara logis
  5. Peserta didik  menyusun simpulan tentang pesan yang tersirat dari teks yang dibaca
  6. C.    Kegiatan Akhir :   Melaksanakan evaluasi.

 

Pertemuan ke 8, 9, 10

Indikator : Mengungkap unsur intrinsik prosa fiksi (tokoh,penokohan, latar, plot,tema)/prosa faktual (tujuan, masalah, metode pemecahan masalah, penyimpulan), dan atau hakikat puisi (tema, nada, rasa, amanat) secara

  1. A.     Kegiatan Awal   : Appersepsi

 

  1. B.    Kegiatan inti
  2. Peserta didik  mempelajari naskah drama / puisi
  3. Peserta didik  menganalisis tokoh dan penokohan yang terdapat dalam naskah drama.
  4. Peserta didik  memperagakan perwatakan tokoh &penokohan teks prosa fiksi/ mendramatisasi-kan puisi yang telah dibaca

 

C. Kegiatan Akhir :   Melaksanakan evaluasi.

 

VI. Alat / Bahan / Sumber Belajar :

–          Modul Bahasa Indonesia Tk. Unggul

–     Burhan Nurgiyantoro. (1995). Teori Kajian Prosa Fiksi

–     Herman Waluyo. (1992). Teori dan Apresiasi Puisi.

–     Artikel ilmiah/ sastra dari surat kabar

–          Televisi/Tape recorder/VCD yang berisi rekaman pembacaan puisi/khutbah, dramatisasi, dsb

VII. Penilaian :

      Jenis tes:

– tulis

      Bentuk tes:

        – uraian

SOAL  :

Bacalah puisi di bawah ini dengan saksama !

                                 Jalan Segara

Di sinilah penembakan

Kepengecutan

Dilakukan

Ketika pawai bergerak

Dalam panas matahari

Dan pelor pembayar pajak

Negeri ini

Ditembuskan ke punggung

Anak-anaknya sendiri

                                                (Taufik Ismail, 1966)

  1. Apa tema puisi diatas ?
  2. Kesan imajinasi apa yang muncul dalam puisi tersebut ?
  3. Amanat apa yang disampaikan dalam puisi tersebut ?
  4. Tentukan makna konotatif dalam puisi tersebut !
  5. Parafrasekan puisi tersebut dalam satu paragraf !

 

PEDOMAN PENILAIAN :

NO KUNCI JAWABAN SKOR
1 Gerakan reformasi 2
2 Angkara murka, kengerian, keganasan, kebrutalan 2
3 Setiap perbuatan harus dapat dipertanggungjawabkan 2
4 a. Pawai bergerak : Demonstrasi

b. Panas matahari : Siang hari

c. Pelor pembayar pajak : Keharusan

   membayar pajak

d. Anak-anaknya sendiri : rakyat

4
5 Bergantung hasil jawaban peserta didik 5
  Jumlah skor maksimal 15

 

Nilai Akhir  = Skor Perolehan  X 10

                       Skor Maksimal

Mengetahui,

Kepala SMK N 36 Jakarta

Drs. Dedi Dwitagama, MM, M.Si

Jakarta,        Juli 2010

Pengajar

 

 

 

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

(NO. 3.2)

Mata Pelajaran           :     Bahasa Indonesia

Kelas / Semester       :     XII / 5

Pertemuan ke             :    11, 12, 13, 14, 15, 16, 17, 18, 19, 20

Alokasi Waktu            :    20 x 45 menit

Standar Kompetensi:    Berkomunikasi dengan Bahasa Indonesia setara tingkat  Madia.

Sub Kompetensi        :  3.2  Mengapresiasi secara lisan teks seni berbahasa dan teks ilmiah sederhana

 

 

I.        Indikator:

  1. Mengomentari teks sastra/ilmiah sederhana yang telah dibacakan
  2. Menjelaskan makna idiomatik yang terkandung dalam teks sastra (cerpen, puisi, novel) seperti pepatah, peribahasa, serta majas
  3. Menjelaskan pesan yang tersirat dari teks sastra tersebut
  4. Mengungkapkan unsur intrinsik dan ekstrinsik (identitas pengarang; nama; karya-karay utama, dll) dari karya sastra yang telh dibacakan
  5. Menceritakan kembali isi cerita yang telah dibahasakan dengan kalimat sendiri
  6. Meramalkan kelanjutan cerita yang telah selesai dibacakan dengan baik
  7. Mengidentifikasi makna dan pesan yang tersirat dari pilihan kata dalam teks sastra yang telah dibackan
  8. Mengaitkan istilah dalam teks sastra yang dibacakan dengan kehidup sehari-hari
  9. Menyatakan tanggapan terhadap isi dan cara penyajian karya yang telah dibaca

 

II.      Tujuan Pembelajaran:

      Siswa dapat mengapresiasi secara lisan teks seni berbahasa dan teks ilmiah sederhana

 

III.   Meteri Ajar:

  1. Teks sastra (puisi, cerpen, novel)
  2. Teks ilmiah sederhana (tajuk rencana, artikel)
  3. Diksi: ungkapan, majas, peribahasa
  4. Makna idiomatik; makna konotatif; makna denotatif
  5. Unsur intrinsik puisi: tema, nada, rasa, rima,  amanat
  6. 6.            Unsur intrinsik prosa: tokoh, penokohan, plot, latar, sudut pandang, tema, amanat

 

IV. Metode Pembelajaran :

Metode Audiolingual, penugasan dan diskusi.

     

V. Langkah-langkah Pembelajaran

 

Pertemuan 11

Indikator : Mengomentari teks sastra/ilmiah sederhana yang telah dibacakan

A.  Kegiatan Awal   : Guru mengadakan pretes lisan

  1. B.    Kegiatan Inti     :
  2. Peserta didik menyimak teks sastra/teks ilmiah sederhana yang dibacakan/diperdengarkan
  3. Peserta didik mengomentari keterbacaan/keterpahaman teks yang telah dibacakan
    1. C.    Kegiatan Akhir : Melaksanakan evaluasi.

 

Pertemuan 12

Indikator : Menjelaskan makna idiomatik yang terkandung dalam teks sastra (cerpen, puisi, novel) seperti pepatah, peribahasa, serta majas

  1. Kegiatan Awal   : Appersepsi
  2. Kegiatan Inti     :

 

1. Peserta didik menjelaskan makna idiomatik yang terkandung dalam

    teks sastra (cerpen, puisi, novel) seperti pepatah, peribahasa, serta  

    majas

C. Kegiatan Akhir : Menugaskan peserta didik untuk membuat contoh

    masing-masing 2 buah pribahasa, majas dan pepatah.

Pertemuan 13

Indikator : Menjelaskan pesan yang tersirat dari teks sastra tersebut

  1. A.     Kegiatan Awal   : Peserta didik mendengarkan teks sastra yang dibacakan temannya
  2. B.    Kegiatan Inti     :

 

  1. Peserta didik  menjelaskan pesan yang tersirat dari teks sastra tersebut

      C. Kegiatan Akhir : Peserta didik menyimpulkan teks sastra yang 

                                     didengarnya

Pertemuan 14

Indikator : Mengungkapkan unsur intrinsik dan ekstrinsik (identitas pengarang; nama; karya-karya utama, dll) dari karya sastra yang telah dibacakan

 A. Kegiatan Awal   : Appersepsi

 B. Kegiatan Inti     :

  1. Peserta didik mengungkapkan unsur intrinsik dan ekstrinsik (identitas pengarang; nama; karya-karya utama, dll) dari karya sastra yang telah dibacakan
  1. Kegiatan Akhir : Melaksanakan evaluasi

 

Pertemuan 15

 

Indikator : Menceritakan kembali isi cerita yang telah dibahasakan dengan kalimat sendiri

A. Kegiatan Awal   : Appersepsi makna idiomatik

B. Kegiatan Inti     :

1. Peserta didik  menceritakan kembali isi cerita yang telah dibacakan dengan 

    kalimat sendiri

C. Kegiatan Akhir : Peserta didik menyimpulkan teks sastra yang 

                                     didengarnya

Pertemuan 16

 

Indikator : Memprediksi kelanjutan cerita yang telah selesai dibacakan dengan baik

A. Kegiatan Awal   : Appersepsi

B. Kegiatan Inti     :

  1. Peserta didik membaca naskah prosa yang rumpang
  2. Peserta didik membuat prediksi  kelanjutan cerita yang telah selesai dibacakan dengan baik

 

  1. Kegiatan Akhir : Peserta didik ditugaskan untuk naskah prosa yang rumpang dan memprediksikan kelanjutan / kelengkapan cerita

 

Pertemuan 17

 

Indikator : Mengidentifikasi makna dan pesan yang tersirat dari pilihan kata dalam teks sastra yang telah dibacakan

A. Kegiatan Awal   : Appersepsi

B. Kegiatan Inti     :

  1. Peserta didik menceritakan kembali isi cerita dengan kalimat sendiri.
  2. Peserta didik mengidentifikasi makna dan pesan yang tersirat dari pilihan kata dalam teks sastra yang telah dibacakan
  1. Kegiatan Akhir : Evaluasi

 

Pertemuan 18

 

Indikator : Mengaitkan istilah dalam teks sastra yang dibacakan dengan kehidup sehari-hari

A. Kegiatan Awal   : Appersepsi

B. Kegiatan Inti     :

  1. Peserta didik membaca teks yang sudah disiapkan
  2. Peserta didik mengaitkan istilah dalam teks sastra yang dibacakan dengan kehidupan sehari-hari
  3. Peserta didik mengungkapkan makna istilah dalam teks sastra yang dibacakan.
  4. C.    Kegiatan Akhir : Evaluasi

 

Pertemuan 19 dan 20

 

Indikator : Menyatakan tanggapan terhadap isi dan cara penyajian karya yang telah dibaca

 

A. Kegiatan Awal   : Appersepsi

B. Kegiatan Inti  :

  1. Siswa membuat tanggapan isi dan cara penyajian teks sastra yang dibacakan
  2. Peserta didik membacakan tanggapan terhapa isi dan cara penyajian teks sastra perkelompok  
  3. C.    Kegiatan akhir : Melaksanakan evaluasi

 

VI. Alat / Bahan / Sumber Belajar :

–    Modul Bahasa Indonesia Tk. Unggul

–  Burhan Nurgiyantoro. (1995). Teori Kajian Prosa Fiksi

–  Herman Waluyo. (1992). Teori dan Apresiasi Puisi.

–  Artikel ilmiah/ sastra dari surat kabar

–    Televisi/Tape recorder/VCD yang berisi rekaman pembacaan puisi/khutbah, dramatisasi, dsb

VII. Penilaian :

            Jenis tes:

– tulis

            Bentuk tes:

– objektif

SOAL

Pilihlah jawaban yang paling tepat!

  1. Bacalah penggalan cerpen berikut ini !

               Tamparan berkali-kali dari lelaki itu membuat tubuh Siih terhuyung-huyung. Perempuan tiu jatuh terduduk di sudut kamar setelah pelipisnya terbentur ujung lemari kayu yang lancip. Darah meneetes dari sana, juga dari bibirnya yang seakan pecah ( Pertempuran di taman hening : Helvi

Latar tempat dari penggalan cerpen di atas adalah……

a. Sudut kamar                                     d. Kayu lancip

b. Pelipis mata                                                 e.Lemarikayu
c. Ujung lemari

  1. Cermati penggalan cerpen berikut ini !

            Aku ingin bicara empat mata dengan Karto,” kata Jagabaya Karjan setelah para warga desa menggirinfg karto yang dipapah Jagabaya dan dilindungi para hansip sampai balai desa. Semua ingin berdesakan masuk, tapi para hansip menahannya.

Sudut pandang penggalan cerpen di atas adalah……

a. Orang pertama tunggal                            d. Orang ketiga serba tahu

b. Orang pertama sampingan                     e. Orang ketiga sampingan

c. Orang ketiga pelaku utama

  1. Bacalah penggalan naskah drama yang rumpang berikut!

 

            Ambu           :  Abah teh kesal sama Ambu ? Cemburu ?

            Abah            : Cemburu ? Abah cemburu sama Ambu ? Tidak, Tidak,   

                                Tidaaaaak.

            Ambu           : ………………………….

            Abah            : Abah sudah tahusegalanya tentang Ambu.

            Ambu           : Tahu apa ?

Kalimat yang tepat untuk melengkapi dialog yang rumpang di atas adalah…

  1. Jadi abah sudah main rahasia-rahasiaan ?
  2. Kalau tidak, kenapa tidak mau makan ?
  3. Memangnya tidak boleh cemburu ?
  4. Ceritanya….. Abah teh cemburu ?
  5. Jangan cemburu sama Ambu.

 

  1. Bacalah naskah drama  berikut dengan saksama !

Karim              : Sudah sepuluh purnama ayah tidak pulang ya Bu ? Aku   merindukan candanya yang ceria, sorot matanya yang jenaka, dan nasihatnya yang menyejukkan.

Ibu                   : Sabar nak. Jangan kita putus berdoa, semoga ayahmu dalam lindungan Tuhan.

Karim              : Ibu dengan ayah tidak ada masalah kan ?

Ibu                   : ( sambil memeluk Karim ) Maafkan Ibu nak. Ibu tidak bisa menerima ayah lagi, sejak dia menikahi perempuan desa sebelah.

Karim              : ( memandang wajah ibunya sambil menahan dadanya yang sakit akibat sakit paru-paru yang dideritanya ). Mengapa selama ini tidak menceritakan pada Karim, Bu.

Inti penggalan naskah drama di atas adalah:

  1. Karim menderita sakit paru-paru.
  2. Ayah dan ibu Karim sudah bercerai.
  3. Nasihat ayah Karim sangat menyejukkan.
  4. Ibu Karim sangat sabar dan baik hati.
  5. Karim merindukan ayahnya yang berada di seberang.

 

  1. Bacalah penggalan novel  berikut dengan saksama !

 

Anda mendalami bidang kimia, sedangkan aku meneruskan mengambil kuliah di B-1 Sejarah. Aku tidak tahu apakah akan dapat terus mengikuti studi tersebut  sambil bekerja. Tapi, kupikir tidak ada jeleknya, apalagi aku memang menyukai sejarah. Di samping B-1 aku juga mulai kursus bahasa prancis.

Unsur ekstrinsik berupa nilai-nilai yang terdapat dalam penggalan novel di atas mengenai….

  1. agama
  2. budaya
  3. etika
  4. sosial
  5. pendidikan

 

NO KUNCI JAWABAN SKOR
1 A 1
2 A 1
3 B 1
4 B 1
5 E 1
6 ….  

 

                                 Skor Perolehan 

Nilai Akhir  =           —————–=—            X 10

                                 Skor Maksimal

Mengetahui,

Kepala SMK N 36 Jakarta

Drs. Dedi Dwitagama, MM, M.Si

Jakarta,        Juli 2009

Pengajar

 

   
   

 

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

(NO. 3.3)

Mata Pelajaran           :    Bahasa Indonesia

Kelas / Semester       :     XII / 5

Pertemuan ke             :    21, 22, 23, 24, 25, 26

Alokasi Waktu            :    12 x 45 menit

Standar Kompetensi:    Berkomunikasi dengan Bahasa Indonesia setara tingkat  Unggul

Sub Kompetensi       :  3.3  Menulis proposal  untuk kegiatan ilmiah sederhana

 

 

I.        Indikator:

  1. menentukan konsep proposal
  2. membuat kerangka proposal  sesuai dengan konteks kegiatan yang ditentukan
  3. merancang proposal yang berkonteks kegiatan keahlian disusun dengan baik.
  4. membuat proposal yang sesungguhnya

 

II.      Tujuan Pembelajaran:

      Peserta didik  dapat menulis proposal untuk kegiatan ilmiah sederhana.

 

III.   Meteri Ajar:

  1. contoh proposal
  2. Pengertian proposal
  3. Sistematika proposal
  1. Bahasa proposal

 

 

IV. Metode Pembelajaran :

Metode Tanya jawab, penugasan dan diskusi.

     

V. Langkah-langkah Pembelajaran

A.  Kegiatan Awal   :

–          Guru mengadakan Tanya jawab pelajaran lalu.

–          Guru memberikan penjelasan tentang KD 3.3.

     B.  Kegiatan Inti     :

  1.  Siswa  merumuskan judul kegiatan yang diajukan dalam proposal
  2. Sisawa menyusun kerangka isi proposal sesuai dengan sistematika
  3. Siswa mendiskusikan bahan rujukan/referensi yang dibutuhkan
  4. 4.      Siswa menyusun proposal dengan bahasa yang baik dan benar

C.  Kegiatan Akhir :

      Melaksanakan evaluasi.

 

VI. Alat / Bahan / Sumber Belajar :

–          Modul Bahasa Indonesia Tk. Unggul

–          Parera, J.D. (1988). Menulis Tertib dan Sistematik

–          Akhadiah, S. (1988). Modul Menulis

VII. Penilaian :

      Jenis tes:

– lisan

– tulis

– perbuat-an

      Bentuk tes:

      – objektif

– uraian

Soal

  1.  Apakah pengertian proposal?
  2.  Sebutkan urutan sistematikan sebuah proposal (delapan) !
  3.  Rencanakan kegiatan sesuai pragram kompetensi Anda !
  4.  Buatlah  kerangka proposal sesuai kegiatan proram kompetensi Anda !
  5.  Buatlah proposal kegiatan tersebut !

 

Kunci jawaban

  1. Rencana kerja tertulis yang disusun secara sistematis dan terperinci untuk suatu kegiatan yang bersifat formal.
  2. Sistematika sebuah proposal:

      a. Latar belakang

      c. Tema kegiatan

      d. Tujuan

      e. Peserta kegiatan

      f. Waktu dan tempat pelaksanaan

      g. Acara kegiatan

      h. Susunan panitia

      i. Rencana anggaran

      j. Penutup

  1.  Contoh kegiatan sesuai program : Seminar Sehari Pencegahan dan Penanggulangan Penyalahgunaan Narkotika di Lingkungan Sekolah.
  2. Kerangka proposal:
    1. Latar belakang:
  • Jumlah siswa yang terlibat narkoba cenderung meningkat setiap tahunnya.
  • Pernyataan perang terhadap narkoba telah diupayakan pemerintah.
  • Hasil penelitian oleh para peneliti Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Jakarta tentang penyalahgunaan narkoba oleh masyarakat sekolah.
  1. Tema kegiatan: Siswa terus galakkan semangat perang melawan narkona dan sejenisnya.
  2. Tujuan
    1. memberi pemahaman tentang bahaya narkoba
    2. memberi pengetahuan tentang upaya pencegahan dan penyalahgunaan narkoba.
  3. Peserta kegiatan :

Seluruh guru dan siswa

  1. Waktu dan tempat pelaksanaan

hari, tanggal   :

pukul   :

tempat:

  1. Acara kegiatan

(terlampir)

  1. Susunan panitia

Pelindung                   :

Panitia pelaksana     :

Ketua                          :

Seksi-seksi                :

  1. Rencana anggaran
    1. Rencana pemasukan
    2. Rencana pengeluaran
  2. Penutup

                

  1. Contoh proposal:
    1. Latar belakang:

Di DKI Jakarta, menurut keterangan dari Kanwil Depdiknas, dari 600 SLTP, terdapat 152 sekolah dan 166 SLTA yang termasuk daftar sekolah bermasalah narkoba. Jumlah siswa dari kedua sekolah tersebut makin meningkat setiap tahunnya.

Pernyataan perang terhadap narkoba telah diupayakan pemerintah dengan melibatkan unsur masyarakat. Perangkat hukum telah dibuat unuk menjerat pelaku.Namun, hasilnya belum cukup kelihatan.

Hasil penelitian yang dilakukan oleh para peneliti Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Jakarta tentang “Penanggulangan Penyalahgunaan Narkoba oleh Masyarakat Sekolah menunjukkan bahwa berbagai upaya telah dilakukan baik yang bersifat preventif maupun represif. Karena masyarakat sekolah memandang penanggulangan peredaran narkoba di lingkungan sekolah tidak mungkin akan brhasil jika tidak dilakukan oleh masyarakat sekolah sendiri.

Berdasarkan lataer belakang tersebut, maka kami akan menyelenggarkan seminar sehari tentang Pencegahan dan Penyalaghunaan Narkoba.

  1. Tema kegiatan: Siswa terus galakkan semangat perang melawan narkona dan sejenisnya.
  2. Tujuan
    1. memberi pemahaman tentang bahaya narkoba
    2. memberi pengetahuan tentang upaya pencegahan dan penyalahgunaan narkoba.
  3. Peserta kegiatan :

Seluruh guru dan siswa

  1. Waktu dan tempat pelaksanaan

hari, tanggal   : Selasa, 24 Juli 2007

pukul               : 09.00 s.d. 14.00

tempat:           : Aula Serbaguna

  1. Acara kegiatan

(terlampir)

  1. Susunan panitia

Pelindung                   :

Panitia pelaksana     :

Ketua                          :

Seksi-seksi                :

  1. Rencana anggaran
    1. Rencana pemasukan
    2. Rencana pengeluaran
  2. Penutup

 

Demikianlah proposal kegiatan ini kami buat. Partisipasi semua pihak sangat kami harapkan demi suksesnya penyelenggaraan kegiatan tersebut.

                                                                                                            Jakarta, 2 Juli 2007

Ketua OSIS                                                                                        Ketua Panitia

Kepala Sekolah                                                                                Pembina OSIS

Kriteria penilaian :

Nomor 1 bobot  =  3, Jawaban  benar mendapat skor  3, salah nol

Nomor 2 bobot  =  1, Jawaban  benar 8 mendapat skor 8

Nomor 3 bobot  =  3, Jawaban  benar  mendapat skor 3, salah nol

Nomor 4 bobot  =  8, Jawaban  benar  mendapat skor 8

Nomor 5 bobot  =  8, Jawaban  benar  mendapat skor 8

                  Skor perolehan

Nilai    =  ———————– x 10

                 Skor maksimal

Mengetahui,

Kepala SMK  N 36 Jakarta

Drs. Dedi Dwitagama,MM.M.Si

           

Jakarta,        Juli 2010

Pengajar

 

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Mata Pelajaran                    : Bahasa Indonesia

Kelas / Semester                : XII/ 6

Pertemuan                           : 1, 2, 3, 4, 5

Alokasi waktu                      : 10 x 45 menit

Standar Kompetensi         : Berkomunikasi dengan bahasa Indonesia setara tingkat unggul.

Kompetensi Dasar             : 3.4 Menulis surat dengan memperhatikan jenis surat.

  1. I.        Indikator                         :
  1. Menulis surat pemberitahuan / edaran sesuai dengan aturan dan tujuan komunikasi.
  2. Menulis surat undangan sesuai dengan aturan dan tujuan komunikasi.
  3. Menulis surat lamaran pekerjaan sesuai dengan aturan dan tujuan komunikasi.

 

  1. II.      Tujuan Pembelajaran

Setelah mengikuti proses pembelajaran, peserta didik dapat:

  1. Mengklsifikasi, penawarhuan, edarkasi berbagai jenis-jenis surat (surat keluarga, undangan, pemberitahuan, pesanan, lamaran pekerjaan, balasan lamaran pekerjaan, perjanjian, dan lain-lain. )
  2. Mengenali aneka bentuk / format surat dan menggunakannya dalam menulis surat resmi.
  3. Menganalisis kesalahan surat dari segi isi, bentuk, tata tulis,kelaziman, dan kesantunan kalimat surat, serta dapat memperbaikinya.
  4. Dapat membuat berbagai macam surat ( surat keluarga, undangan, pemberitahuan, pesanan, lamaran pekerjaan, balasan lamaran pekerjaan, perjanjian, dan lain-lain. )

 

  1. III.    Materi Pembelajaran
  2. Pengertian Surat
  3. Format surat : Bentuk lurus, setengah lurus, Indonesia baru, Indonesia lama.
  4. Jenis-jenis surat : pribadi, resmi, dinas, niaga.
  5. Ciri-ciri surat.
  6. Bahasa surat

 

  1. IV.   Metode Pembelajaran

       Ceramah, Tanya jawab, penugasan.

  1. V.     Langkah-Langkah Pembelajaran

PERTEMUAN 1

  1. Kegiatan Awal ( Elaborasi)
    1. Salam, doa, presensin
    2. Penjelasan tentang pentingnya kemampuan memahami dan membuat surat dalam kehidupan dan dunia usaha.

 

  1. Kegiatan Inti (Eksplorasi)
  2. Peserta didik mempelajari modul yang berisi penjelasan macam-macam surat dan contoh-contohnya ( surat keluarga, undangan, pemberitahuan, pesanan)

 

  1. Kegiatan Akhir ( Konfirmasi)
    1. Tanya jawab tentang kesulitan peserta didik.
    2. Peserta didik diminta untuk mengerjakan evaluasi.

 

PERTEMUAN 2

A.   Kegiatan Awal ( Elaborasi)

  1. Salam, doa, presensin
  2. Mengulang materi yang telah diberikan pada pertemuan sebelumnya.

 

B. Kegiatan Inti (Eksplorasi)

  1. Peserta didik mempelajari modul yang berisi penjelasan macam-macam surat dan contoh-contohnya (lamaran pekerjaan, balasan lamaran pekerjaan, perjanjian, dan lain-lain. )

 

C. Kegiatan Akhir ( Konfirmasi)

  1. Tanya jawab tentang kesulitan peserta didik.

 

PERTEMUAN 3

  1. Kegiatan Awal ( Elaborasi)
    1. Salam, doa, presensi
    2. Mengulang materi yang telah diberikan pada pertemuan sebelumnya.

 

  1. Kegiatan Inti (Eksplorasi)
    1. Peserta didik dengan bimbingan guru menganalisis isi, bentuk, tata tulis, kelaziman, dan kesantunan kalimat surat.

 

C. Kegiatan Akhir ( Konfirmasi)

  1. Tanya jawab tentang kesulitan peserta didik.

 

PERTEMUAN 4

  1. Kegiatan Awal ( Elaborasi)
    1. Salam, doa, presensin
    2. Mengulang materi yang telah diberikan pada pertemuan sebelumnya.

 

  1. Kegiatan Inti (Eksplorasi)
    1. Peserta didik membuat berbagai macam surat ( surat keluarga, undangan, pemberitahuan, pesanan)

 

  1. Kegiatan Akhir ( Konfirmasi)
    1. Tanya jawab tentang kesulitan peserta didik.

 

PERTEMUAN 5

  1. Kegiatan Awal ( Elaborasi)
    1. Salam, doa, presensin
    2. Mengulang materi yang telah diberikan pada pertemuan sebelumnya.

 

  1. Kegiatan Inti (Eksplorasi)
    1. Peserta didik membuat berbagai macam surat  (lamaran pekerjaan, balasan lamaran pekerjaan, perjanjian, dan lain-lain. )

 

  1. Kegiatan Akhir ( Konfirmasi)
    1. Tanya jawab tentang kesulitan peserta didik.
    2. Peserta didik diminta untuk mengerjakan evaluasi.

 

  1. VI.               ALAT / BAHAN / SUMBER BELAJAR

      Alat : Lembar peraga, LCD, Leptop

      Bahan : Contoh surat

      Sumber belajar :

Lamudin Finoza. 2004. Surat-menyurat Resmi Indonesia.

Sabarti Akhadiah. 1988. Modul Menulis.

Maskurun, Modul Bahasa Indonesia Tingkat Unggul

  1. VII.             PENILAIAN

      Jenis Tes : Tertulis

      Bentuk Tes : Uraian

SOAL

10. Sebutkan ciri-ciri surat resmi!

11. Apakah perbedaan antara surat edanran dan surat pengumuman?

12. Buatlah bagan bentuk surat resmi Indonesia baru!

13. Perbaikilah kalimat surat tidak baku di bawah ini menjadi kalimat yang baku!

  1. Bersama ini kami beritahukan bahwa …
  2. Atas perhatiannya, kami mengucapkan terima kasih.
  3. Dengan ini saya lampirkan fotokopi surat keterangan dokter.
  4. Bagi calon pegawai baru di lembaga penelitian kami wajib mengikuti ujian bahasa Indonesia.

14. Buatlah surat lamaran pekerjaan sesuai dengan iklan harian Pos Kota tanggal 5 Januari 2009 berikut:

Dibutuhkan segera sekretaris untuk perusahaan yang bergerak di bidang  ekspor impor dengan kualifikasi sebagai berikut:

Wanita

Usia 18 – 25 tahun

Pendidikan SMK ( SMEA)

Lamaran ditujukan ke PO BOX JKB 14234

Paling lambat 2 minggu setelah iklan ini dimuat.

 

KUNCI  JAWABAN

  1. Ciri surat resmi adalah

–         menggunakan kop surat

–         menggunakan nomor surat

–         menggunakan bahasa resmi

–         stempel perusahaan

  1. Surat edaran digunakan untuk intern perusahaan sedangkan pengumuman bisa digunakan untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat.

 

  1. Bagan Surat Resmi Indonesia Baru

1

2                                                                5

3

4

                   6

7

                                                         8

                                                                9                                                                             

                                                                10 

                                                             11

12

  1. Kop surat
  2. Nomor surat
  3. Lampiran
  4. Hal
  5. Tanggal
  6. Alamat
  7. Isi
  8. Salam penutup
  9. Nama devisi

10.  Nama penandatangann

11.  Jabatan

12.  Inisial

 

  1. Perbaikan kalimat surat.

–         Dengan ini kami beritahukan bahwa….

–         Atas perhatian Bapak, kami mengucapakan terima kasih.

–         Bersama ini saya lampirkan fotokopi surat keterangan dokter.

–         Calon pegawai baru di lembaga penelitian kami wajib mengikuti ujian bahasa Indonesia.

Mengetahui,

Kepala SMK 36 Jakarta

Drs. Dedi Dwitagama, MM. M.Si

           

Jakarta,        Juli 2010

Pengajar

 

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Mata Pelajaran                    : Bahasa Indonesia

Kelas / Semester                : XII/ 6

Pertemuan                           : 1, 2, 3, 4, 5

Alokasi waktu                      : 10 x 45 menit

Standar Kompetensi         : Berkomunikasi dengan bahasa Indonesia setara tingkat unggul.

Kompetensi Dasar             : 3.5 Menulis laporan ilmiah sederhana.

  1. I.        Indikator                         :
  1. Menentukan konsep laporan
  2. Menyunyusun judul sebagai topic bahasan.
  3. Menyususn sistematika laporan.
  4. Merencanakan rancangan isi laporan.
  5. Menyusun isi laporan.

 

  1. II.      Tujuan Pembelajaran

Setelah mengikuti proses pembelajaran, peserta didik dapat:

  1. Memilih tema / topik yang tepat dalam membuat laporan.
  2. Membuat/ menentukan urutan kerangka / sistematika laporan sesuai dengan  sifat objek yang dilaporkan.
  3. Memanfaatkan pendapat, data / fakta dari berbagai sumber dengan cara pengutipan yang benar.
  4. Menuliskan daftar pustaka dan catatan kaki dengan benar
  5. Menerapkan kaidah EYD secara cermat dalam penulisan laporan.
  6. Membuat laporan dengan format yang benar (halaman judul, kata pengantar, daftar isi, bab pendahuluan, bab landasan teori, bab pembahasan, bab kesimpulan dan saran, daftar pustaka)

 

  1. II.      Materi Pembelajaran
    1. Pengertian laporan menulis ilmiah.
    2. Sistematika penulisan laporan ilmiah
    3. Langkah-langkah menulis laporan ilmiah.
    4. Teknik penulisan daftar pustaka.
    5. Teknik pengutipan.
    6. Teknik penulisan catatan kaki.
    7. Format penulisan laporan (halaman judul, kata pengantar, daftar isi, bab pendahuluan, bab landasan teori, bab pembahasan, bab kesimpulan dan saran, daftar pustaka)

 

  1. Metode Pembelajaran

       Ceramah, Tanya jawab, penugasan.

  1. IV.   Langkah-Langkah Pembelajaran

 

PERTEMUAN I

                 A.      Kegiatan Awal ( Elaborasi)

  1. Salam, doa, presensin
  2. Penjelasan tentang pentingnya kemampuan membuat laporan.

 

           B.      Kegiatan Inti (Eksplorasi)

  1. Peserta didik mempelajari modul yang berisi penjelasan pengetian menulis ilmiah.
  2. Peserta didik mencermati sistematika penulisan laporan ilmiah.

 

           C.      Kegiatan Akhir ( Konfirmasi)

  1. Tanya jawab tentang kesulitan peserta didik.

 

PERTEMUAN II

A.   Kegiatan Awal ( Elaborasi)

  1. Salam, doa, presensin
  2. Mengulang pelajaran yang telah diberikan pada pertemuan sebelumnya.

 

B. Kegiatan Inti (Eksplorasi)

  1. Peserta didik mencermati langkah-langkah menulis laporan ilmiah.

 

C. Kegiatan Akhir ( Konfirmasi)

  1. Tanya jawab tentang kesulitan peserta didik.

 

PERTEMUAN III

  1. Kegiatan Awal ( Elaborasi)
    1. Salam, doa, presensi
    2. Mengulang pelajaran yang telah diberikan pada pertemuan sebelumnya.

 

  1. Kegiatan Inti (Eksplorasi)
    1. Peserta didik mencermati teknik penulisan daftar pustaka.
    2. Peserta didik menyusun daftar pustaka berdasarkan data yang ada.

 

C. Kegiatan Akhir ( Konfirmasi)

  1. Tanya jawab tentang kesulitan peserta didik.

 

PERTEMUAN IV

  1. Kegiatan Awal ( Elaborasi)
    1. Salam, doa, presensin
    2. Mengulang materi yang telah diberikan pada pertemuan sebelumnya.

 

  1. Kegiatan Inti (Eksplorasi)
    1. Peserta didik mencermati teknik penulisan kutipan.
    2. Peserta didik membuat kutipan berdasarkan data yang tersedia.
    3. Peserta didik mencermati teknik penulisan catatan kaki
    4. Peserta didik membuat catatan kaki berdasarkan data yang tersedia.

 

  1. Kegiatan Akhir ( Konfirmasi)
    1. Tanya jawab tentang kesulitan peserta didik.

 

PERTEMUAN V

  1. Kegiatan Awal ( Elaborasi)
    1. Salam, doa, presensin
    2. Mengulang materi pelajaraan yang diberikan pada pertemuan sebelumnya.

 

  1. Kegiatan Inti (Eksplorasi)
    1. Peserta didik mencermati teknik penulisan laporan ilmiah (halaman judul, kata pengantar, daftar isi, bab pendahuluan, bab landasan teori, bab pembahasan, bab kesimpulan dan saran, daftar pustaka)

 

  1. Kegiatan Akhir ( Konfirmasi)
    1. Tanya jawab tentang kesulitan peserta didik.
    2. Peserta didik diminta untuk mengerjakan evaluasi.

 

  1. VIII.           Alat / Bahan / Sumber Belajar

      Alat                       : Lembar peraga, LCD, Leptop

      Bahan                   : Contoh laporan ilmiah

      Sumber belajar    :

Bambang Kaswanti Purwo, 1992. Menulis Laporan Teknik

Gorys Keraf, 1994. Komposisi

Lamudin Finoza, 2004. Komposisi Bahasa Indonesia

Maskurun, Modul Bahasa Indonesia Tingkat Unggul

  1. IX.               penilaian

      Jenis Tes : Tertulis

      Bentuk Tes : Uraian

SOAL

  1. Sebutkan dua fungsi laporan!
  2. Sebutkan lima bentuk laporan berdasarkan isi!
  3. Tulislah sistematika laporan formal!
  4. Buatlah kerangka laporan berdasarkan urutan sebab akibat!
  5. Susunlah daftar pustaka berdasarkan data berikut:

 

Nama Judul Tahun Penerbit Kota terbit
Umar Kayam Jalan Menikung (Para Priyayi 2) 2002 Pustaka Utama Grafiti Jakarta
Eko Endarmoko Tesaurus Bahasa Indonesia 2007 PT Gramedia Pustaka Utama Jakarta
Y.S. Marjo Surat-surat Lengkap 2000 Setia Kawan Jakarta

 

KUNCI JAWABAN

  1. Fungsi Laporan
  1. Pertanggungjawaban tertulis dari orang yang diberi tugas.
  2. Dokumen untuk bahan studi serta sumber pengalaman bagi orang lain.

 

  1. Lima bentuk laporan
  1. kunjungan
  2. kegiatan
  3. penelitian
  4. wawancara
  5. perjalanan

 

  1. Sistematika laporan formal

(1)               Judul laporan

–   judul

–   identitas pelapor

(2)               Pendahuluan

–   dasar teori

–   topik

–   tujuan penelitian

(3)               Isi laporan

–   pembahasan masalah

–   pelaksanaan

–   hasil penelitian

(4)               Penutup

–  kesimpulan

–  daftar pustaka

  1. Kerangka Laporan berdasarkan urutan sebab akibat

(1)               lokasi bencana

(2)               sebab-sebab terjadinya bencana

(3)               akibat terjadinya bencana

  1. Daftar Pustaka

 

Endarmoko, Eko. 2007. Tesaurus Bahasa Indonesia. Jakarta: PT Gramedia Pustaka   Utama.

Kayam, Umar. 2002. Jalan Menikung (Para Priyayi 2). Jakarta: Pustaka Utama Grfiti.

Marjo, Y.S. 2000. Surat-surat Lengkap. Jakarta: Setia Kawan.

Mengetahui,

Kepala SMK N 36 Jakarta

Drs. Dedi Dwitagama, MM,M.Si

Jakarta,        Juli 2010

Pengajar

Both comments and trackbacks are currently closed.
%d blogger menyukai ini: