Pengulangan kata-kata yang mubasir?


Pembuatan kalimat terkadang terdapat penggunaan kata yang sama secara berulang-ulang. pengulangan kata tersebut menjadi mubasir. oleh karena itu, kita perlu mengganti dengan menggunakan sinonim atau ungkapan yang tepat, tetapi penggantian kata itu tidak boleh mengubah pengertian atau makna kalimat, sehingga penggunaan kalimat menjadi efektif.

Perhatikan contoh kalimat-kalimat di bawah ini:

(1)a. Direktur perusahaan itu meminta perwakilan para pekerja untuk melakukan perundingan, tetapi para pekerja tetap menolak permintaan itu.

b. Direktur perusahaan itu meminta perwakilan para pekerja untuk melakukan perundingan, tetapi karyawan tetap menolak permintan itu.

2. Para kuli tinta bersedakan di depan mimbar kehormatan untuk mengabadikan pelantikan menteri yang baru, namun panitia hanya memberi waktu lima menit bagi wartawan untuk mengambil gambar.

3. Sebagian siswa-siswa yang tidak naik tingkat ialah siswa yang kurang belajar, sekarang siswa yang malas itu menadari kelalaiannya.

4. Tanpa mengontrol bola terlebih dahulu, Bambang P. langsung menjebloskan si Kulit Bundar itu ke gawang lawan.

5. Pencopet yang tertangkap basah itu babak belur dipukuli massa, sedangkan si panjang tangan lainnya dapat meloloskan diri.

Both comments and trackbacks are currently closed.
%d blogger menyukai ini: